Warga Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, digegerkan dengan penemuan seorang karyawan laki-laki ayam geprek di dalam kios tempatnya bekerja, Sabtu (28/3) malam. Korban ditemukan dalam kondisi terbungkus kain dan plastik di dalam freezer.
Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah pemilik gerai ayam geprek berinisial AL datang ke kios setelah beberapa hari tidak ada aktivitas di ruko itu karena karyawan mudik Lebaran.
Menurut AL, ia merasa curiga karena salah satu penjaga ruko tidak bisa dihubungi. Saat datang ke lokasi dan mengintip dari celah pintu, ia menemukan sesuatu yang mencurigakan di dalam freezer.
“Saya datang ke sini karena karyawan pada mudik semua. Pas saya cek dan mengintip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya,” ujar AL kepada wartawan, Minggu (29/3).
Korban diketahui merupakan penjaga ruko yang selama ini membantu aktivitas usaha, termasuk menjaga tempat dan membantu menyiapkan makanan.
AL lalu memberi tahu warga dan langsung melaporkan kepada pihak kepolisian hingga petugas dari Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat proses evakuasi berlangsung, garis polisi dipasang di sekitar kios. Sementara itu, petugas melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Jenazah korban kemudian dibawa menggunakan kantong mayat dan dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan autopsi dan penyelidikan lebih lanjut.
Korban Terakhir Terlihat Malam TakbiranKorban dikenal warga dengan panggilan Pak Bedul, seorang pegawai ayam geprek. Meski identitas lengkapnya belum dipastikan, korban dikenal ramah dan mudah bergaul dengan warga sekitar.
Salah satu warga, Ali, mengatakan korban merupakan sosok yang baik dan sering berinteraksi dengan pedagang maupun warga di sekitar kios.
“Usianya sekitar 45 tahunan. Orangnya baik, sering ngobrol sama warga dan pedagang di sini,” ujar Ali.
Warga lainnya, Elin, mengaku terakhir melihat korban saat malam takbiran Jumat (20/3) menjelang Idul Fitri. Saat itu, korban masih terlihat beraktivitas di depan kios seperti biasa.
“Terakhir lihat malam takbiran di depan kios, masih biasa saja,” kata Elin.
Kasus ini kini masih ditangani oleh Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi, sementara penyebab pasti kematian korban menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
"Penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil dari autopsi untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma P. Sitompul.





