Bisnis.com, MALANG—PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya terjadi pada Minggu (29/3/2026) atau H+8.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, meyakinkan tiket serta berbagai program promo menarik yang dapat dimanfaatkan pelanggan yang melakukan arus balik.
“Berdasarkan data sementara, sebanyak 9.632 pelanggan diproyeksikan menggunakan layanan kereta api di wilayah Malang Raya hari ini, terdiri atas 6.028 pelanggan datang dan 3.604 pelanggan berangkat,” katanya, Minggu (29/3/2026).
Jumlah tersebut masih berpotensi meningkat hingga malam hari seiring tingginya pergerakan masyarakat, sehingga hari ini diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran 2026.
Selama periode Angkutan Lebaran 11–29 Maret 2026, stasiun-stasiun di wilayah Malang Raya telah melayani sebanyak 165.732 pelanggan, dengan rincian 83.704 pelanggan berangkat dan 82.028 pelanggan datang. Hingga akhir masa Angkutan Lebaran, total volume pelanggan diproyeksikan mencapai 184.207 pelanggan.
Adapun stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama periode tersebut adalah Stasiun Malang dengan total 139.922 pelanggan, disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 12.196 pelanggan, Stasiun Malang Kota Lama 8.985 pelanggan, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung dengan total 4.629 pelanggan.
Baca Juga
- Arus Balik di Bandara SSK II Pekanbaru, Penumpang Tembus 177.699 Orang
- PELNI Layani 153.433 Penumpang selama Arus Balik Lebaran 2026
- Okupansi Kereta Api Tembus Lebih dari 120% pada Arus Balik Lebaran 2026
Dari sisi penjualan, tiket kereta api jarak jauh yang telah terjual hingga Minggu (29/3/2026) mencapai 91.145 tiket atau sekitar 67% dari total kapasitas 136.045 tempat duduk untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Penjualan ini diperkirakan masih akan terus meningkat seiring berlangsungnya arus balik.
Menurutnya, sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan layanan yang terjangkau, KAI Daop 8 Surabaya menghadirkan program diskon 30% untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada 14–29 Maret 2026.
Di wilayah Malang Raya tersedia 46.848 tiket promo, dengan 41.300 tiket telah terjual atau sekitar 88%. Hari ini menjadi kesempatan terakhir bagi masyarakat untuk memanfaatkan promo tersebut, dengan sisa lebih dari 800 tiket.
Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya juga menghadirkan program “Tabur Berkah Hari Raya” berupa tarif parsial untuk KA Gajayana dan Gajayana Tambahan keberangkatan dari Stasiun Malang menuju Yogyakarta pada periode 22–30 Maret 2026, dengan sisa 126 tiket kelas eksekutif yang masih tersedia.
Tersedia pula Promo Silaturahmi 2026 berupa diskon 20% untuk KA Ijen Ekspres relasi Malang–Ketapang yang berlaku untuk keberangkatan 30 Maret hingga 1 April 2026.
Mahendro menyampaikan, puncak arus balik menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dengan memanfaatkan ketersediaan tiket dan promo yang masih tersedia.
“Puncak arus balik hari ini menjadi momen krusial bagi masyarakat yang akan kembali dari kampung halaman. Kami mengajak pelanggan untuk segera memanfaatkan sisa tiket yang masih tersedia, termasuk berbagai program promo yang kami hadirkan, sehingga perjalanan tetap aman, nyaman, dan terjangkau,” ujarnya.
Dia menambahkan, tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api terlihat dari puncak arus mudik yang terjadi pada 14 Maret 2026 dengan 9.654 pelanggan, serta arus balik pada 28 Maret 2026 yang mencapai 10.260 pelanggan.
Untuk memastikan perjalanan tetap lancar, aman, dan nyaman, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan agar datang lebih awal ke stasiun dan tidak mendekati waktu keberangkatan. Pelanggan juga diingatkan untuk selalu menjaga barang bawaan selama berada di stasiun maupun selama perjalanan.
“KAI berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang selamat, nyaman, dan tepat waktu. Manfaatkan berbagai promo yang masih tersedia dan rencanakan perjalanan dengan baik agar arus balik dapat berjalan lancar,” katanya.
Melalui peningkatan layanan serta beragam program menarik, ujar dia, KAI Daop 8 Surabaya optimistis kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung mobilitas pada masa arus balik Lebaran 2026. (K24)





