Houthi Serang Israel saat Pasukan AS Tiba, Risiko Perang Regional Meningkat

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

Ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat setelah kelompok Houthi Yaman, yang dikenal dekat dengan Iran, melancarkan serangan pertama mereka ke wilayah Israel pada Sabtu (28/3/2026).

Serangan ini terjadi bersamaan dengan kedatangan tambahan pasukan Amerika Serikat ke kawasan tersebut, meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik regional.

Militer AS mengirimkan ribuan Marinir ke Timur Tengah sebagai bagian dari langkah strategis dalam perang yang telah berlangsung lebih dari sebulan.

Kontingen pertama dari dua gelombang pasukan tiba pada Jumat (27/3/2026) melalui kapal serbu amfibi, menurut pernyataan resmi Pentagon pada Sabtu.

Washington Post melaporkan, pejabat AS sedang mempersiapkan kemungkinan operasi darat di Iran. Operasi ini diperkirakan akan melibatkan pasukan Operasi Khusus serta infanteri konvensional.

Namun, persetujuan Donald Trump Presiden AS atas pengerahan pasukan darat masih belum dipastikan. “Pentagon sedang meninjau sejumlah opsi militer, termasuk kemungkinan operasi darat, untuk merespons eskalasi Iran,” tulis Washington Post.

Dilansir dari Reuters, Marco Rubio Menteri Luar Negeri AS menegaskan bahwa tujuan Amerika Serikat bisa dicapai tanpa pengerahan pasukan darat. Namun, kehadiran tambahan pasukan memberi Trump fleksibilitas maksimum dalam menyesuaikan strategi militernya.

Pentagon juga berencana menempatkan ribuan tentara dari Divisi Lintas Udara ke-82 Angkatan Darat AS ke kawasan tersebut.

Di sisi diplomasi, Pakistan bersiap menjadi mediator regional. Islamabad akan menyelenggarakan pertemuan dua hari mulai pekan ini dengan menteri luar negeri Arab Saudi, Turki, dan Mesir, untuk membahas langkah-langkah meredakan ketegangan.

Langkah ini dilakukan sehari setelah Masoud Pezeshkian Presiden Iran berbicara dengan Shehbaz Sharif Perdana Menteri Pakistan.

Di lapangan, militer Israel melaporkan serangan ke infrastruktur manufaktur senjata Iran pada Minggu (29/3/2026), menargetkan puluhan lokasi penyimpanan dan produksi.

Serangan di dermaga Bandar-e-Khamir di selatan Iran menewaskan lima orang dan menghancurkan dua kapal, menurut media pemerintah Iran.

Konflik juga meluas ke Lebanon. Israel menyerang target Hizbullah, yang didukung Iran, menewaskan tiga jurnalis Lebanon dan seorang tentara, dilaporkan oleh Al Manar TV.

Serangan susulan yang menimpa tim penyelamat menimbulkan korban tambahan. Militer Israel mengklaim salah satu jurnalis yang tewas merupakan bagian dari unit intelijen Hizbullah dan telah melaporkan posisi tentara Israel. (saf/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Heboh Mayat Korban Pembunuhan Dalam Freezer di Bekasi, 2 Pelaku Ditangkap!
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Heboh Temuan Jenazah Termutilasi di Freezer Kios Ayam Bekasi, Polisi Dalami Motif Pelaku
• 3 menit laluliputan6.com
thumb
Israel Blokir Misa Minggu Palma di Gereja Makam Suci
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Momen Hangat di Tokyo, Diaspora Antusias Sambut Prabowo
• 38 menit laluliputan6.com
thumb
PBB Imbau Matikan Lampu Satu Jam pada Earth Hour 2026, Begini Aksi Perbankan di Indonesia
• 3 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.