Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa sebanyak 34.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Indonesia tengah membangun gerai fisik, dengan 2.500 unit di antaranya telah rampung sepenuhnya.
Ferry menjelaskan, jumlah 34.000 tersebut merupakan bagian dari sekitar 83.000 KDMP yang telah terbentuk di seluruh Indonesia dan sudah memiliki badan hukum atau akta koperasi.
“Per sekarang sudah dibangun sejumlah 34.000 bangunan fisik gudang, gerai, dan alat perlengkapan di seluruh Indonesia dengan yang sudah 100 persen ada 2.500 bangunan fisik,” kata Menkop dalam keterangan di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (29/3/2026).
Ia menambahkan, proses memperoleh akta koperasi tidaklah sederhana karena harus melalui tahapan musyawarah desa khusus di masing-masing wilayah.
“Jadi seluruh desa dan kelurahan itu ada rapat-rapat membentuk badan hukum KDKMP,” ujarnya.
Setelah memperoleh status badan hukum sejak Juni 2025, tahapan berikutnya adalah pembangunan sarana fisik untuk operasional KDKMP.
Ferry menyebutkan, melalui Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025, Kementerian Koperasi menugaskan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk membangun gudang, gerai, dan fasilitas pendukung KDKMP dengan dukungan TNI.
Ia menargetkan pada Agustus hingga September 2026 akan ada tambahan sekitar 10.000 KDKMP yang menyelesaikan pembangunan fisiknya.
“Insya Allah nanti secara bertahap pada Agustus dan September akan ada 10.000 lagi yang selesai, dan seterusnya dan seterusnya,” ujarnya.
Ke depan, KDKMP di setiap desa dan kelurahan akan berfungsi sebagai gerai sembako yang menyediakan barang kebutuhan pokok, termasuk produk bersubsidi dan kebutuhan harian masyarakat.
Selain itu, KDKMP juga akan difungsikan sebagai layanan obat dan klinik desa, pusat kegiatan lembaga keuangan mikro, fasilitas pergudangan, hingga pusat logistik.
“Tetapi di luar yang tadi saya sampaikan, bisa masing-masing KDKMP melaksanakan kegiatan bisnis atau usahanya sesuai dengan potensi dan kebutuhan dari desa dan kelurahan,” kata Ferry. (ant/rpi)




