DPRD Minta Pemprov Jaga Stok Pangan Jakarta di Tengah Konflik Timur Tengah

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk memperkuat langkah-langkah pengamanan stok pangan imbas situasi global yang memanas, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah. Khoirudin menyebut eskalasi di Timur Tengah, termasuk potensi penutupan Selat Hormuz, sudah mulai berdampak ke negara-negara sekitar Asia Tenggara.

Hal itu ia sampaikan dalam acara halal bi halal bersama jajaran eksekutif dan legislatif di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (30/3/2026). Ia meminta Jakarta sebagai kota dengan populasi padat harus bersiap sejak dini.

"Di situasi dunia yang sedang tidak baik-baik saja, konflik di Timur Tengah, penutupan Selat Hormuz yang telah berdampak kepada tetangga negara kita, tentu kita harus bersiap-siap terutama ketahanan pangan," kata Khoirudin.

Baca juga: Komisi I DPR Minta Pemerintah Lobi Iran Izinkan Kapal RI Lewat Selat Hormuz

Terlebih, kata Khoirudin, Jakarta tidak memiliki lahan produksi pangan seperti sawah atau kebun sayur-mayur sehingga ketergantungan pada distribusi dari luar daerah sangat tinggi. Dengan jumlah penduduk harian yang mencapai 11,8 juta jiwa, menurutnya, Jakarta wajib memastikan pasokan aman dan stabil.

"Jakarta tidak punya sawah, tidak ada tanaman padi, sayur-mayur, atau bahan kebutuhan pokok. Kita harus menyiapkan semuanya agar warga tidak panik saat dampak Timur Tengah melanda Indonesia," jelasnya.

Khoirudin meminta Komisi B DPRD DKI bekerja bersama Pemprov untuk memastikan seluruh jalur pasokan, cadangan pangan, dan skema distribusi berjalan aman. Ia menekankan bahwa stabilitas harga juga harus terus dijaga agar gejolak global tidak memicu keresahan publik.

"Kami berharap Komisi B bersama Pemprov mengawal ketahanan pangan untuk 11,6 juta penduduk Jakarta. Ketika ada gejolak, warga harus tetap tenang," katanya.

Baca juga: Tak Ada Tanda Perang AS-Israel Vs Iran Berakhir Usai Sebulan Berlalu

Selain isu pangan, Khoirudin menyebut harmoni antara eksekutif dan legislatif menjadi modal penting menghadapi tantangan global. Menurutnya, kerja sama yang terjalin baik selama ini harus dijaga agar pelayanan kepada warga semakin optimal.

"Ini harmoni yang insyaallah terus kita jaga demi memberikan layanan terbaik bagi warga Jakarta," tuturnya.




(bel/eva)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Krisis BBM, Pemerintah Australia Gratiskan Transportasi Publik
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Geger Mayat Dalam Freezer di Bekasi, 2 Terduga Pelaku Diringkus Jatanras PMJ
• 22 jam laludetik.com
thumb
Anak Dibatasi Akses Digital, Psikolog: Siapkan Alternatif di Dunia Nyata
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pelabuhan Ust-Luga Diserang Drone Ukraina, Ekspor Minyak Rusia Terganggu
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Menhub Dudy Janji Benahi Penyebab Antrean Panjang di Lintas Ketapang-Gilimanuk
• 2 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.