jpnn.com, JAKARTA - Tren hunian berbasis well-being living atau kualitas hidup terus menunjukkan penguatan di pasar properti, khususnya pada segmen menengah atas.
Pascapandemi, preferensi konsumen bergeser dari sekadar lokasi strategis menjadi keseimbangan antara kenyamanan, kesehatan, dan lingkungan tinggal.
BACA JUGA: April 2026, NOYA PIK Jadi Playground Nightlife Paling Panas di Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) pun menjadi salah satu lokasi yang menangkap perubahan tren tersebut.
Melalui pengembangan Ubud at Pasir Putih Residences, konsep hunian yang mengedepankan ruang hijau dan pengalaman tinggal ala resort mulai diperkenalkan sebagai diferensiasi produk.
BACA JUGA: Little Siam PIK2, Sensasi Bangkok Rasa Jakarta dengan Sentuhan Spiritual
Pendekatan yang digunakan tidak hanya pada estetika, tetapi juga perencanaan kawasan.
Danau seluas sekitar 16,2 hektare dengan elemen pasir putih menjadi pusat lanskap, sekaligus meningkatkan nilai kawasan sebagai waterfront living.
BACA JUGA: Paramount Land Beri Kejutan untuk Pelanggan
Infrastruktur ini dipadukan dengan jogging track sepanjang ±2,5 kilometer serta ruang komunal seperti clubhouse. Semua fasilitas itu dirancang untuk menunjang aktivitas penghuni.
Dari sisi produk, unit hunian ditawarkan dalam beberapa tipe dengan luas lahan mulai 8x15 hingga 12x15 meter.
Kapasitas ruangnya sampai empat kamar tidur dengan tambahan ruang fleksibel yang mencerminkan kebutuhan keluarga urban saat ini, termasuk kebutuhan ruang kerja dari rumah.
Penguatan konsep itu juga terlihat pada detail hunian, seperti integrasi indoor garden, pencahayaan alami, serta elemen taman yang tidak lagi bersifat pelengkap, tetapi bagian inti dari desain.
Strategi ini dinilai mampu meningkatkan value proposition di tengah persaingan produk residensial yang semakin ketat.
Harga unit yang dipasarkan mulai dari Rp 4,4 miliar sehingga menempatkan proyek tersebut pada segmen upper-middle. Dengan positioning tersebut, pengembang tidak hanya menjual unit hunian, tetapi juga gaya hidup berbasis kenyamanan dan relaksasi.
Secara pasar, konsep resort living di dalam kota dinilai memiliki prospek jangka panjang, terutama di kawasan berkembang seperti PIK2 yang terus mengalami ekspansi infrastruktur dan fasilitas pendukung.
Kedekatan dengan pusat aktivitas ekonomi serta aksesibilitas menjadi faktor penopang nilai investasi.
Ke depan, diferensiasi berbasis pengalaman tinggal diperkirakan akan menjadi kunci dalam industri properti.
Hunian tidak lagi dipasarkan sebagai produk fisik semata, melainkan sebagai ekosistem hidup yang menawarkan keseimbangan antara produktivitas dan kualitas hidup.(ikl/jpnn.com)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Flea Market IDD, Tempat Hunting Barang Unik di PIK2 yang Tawarkan Cuci Mata Berkelas
Redaktur & Reporter : Friederich Batari




