Liputan6.com, Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Hanif Faisol Nurofiq menegaskan percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Semarang Raya, Jawa Tengah (Jateng).
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng), Kota Semarang dan Kabupaten Kendal menunjukkan kesiapan pemerintah daerah membangun fasilitas tersebut.
Advertisement
Sejalan dengan instruksi langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk mempercepat PSEL sebagai solusi strategis mengakhiri darurat sampah di Jawa Tengah.
"Meskipun banyak teknologi dan metode pengelolaan sampah tersedia, skala besar membutuhkan teknologi tinggi. PSEL menjadi solusi strategis karena mampu mengubah sampah menjadi energi listrik," ujar Menteri Hanif dikutip dari laman resmi Kementerian LH/BPLH www.kemenlh.go.id, Senin (30/3/2026).
"Namun, selama periode pembangunan, Pak Gubernur akan memimpin upaya reduksi sampah melalui berbagai teknologi yang tersedia maupun yang akan disediakan," sambung dia.
Menteri Hanif juga melakukan kunjungan kerja ke TPA Putri Cempo, Solo didampingi Wali Kota Solo Respati Achmad Ardianto untuk mengevaluasi operasional pembangkit listrik tenaga sampah di lokasi tersebut dan akan menyiapkan rekomendasi lebih lanjut.




