Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pariwisata mengajak All Nippon Airways (ANA) bekerja sama untuk memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dan Jepang serta membuka peluang rute penerbangan baru menuju berbagai destinasi wisata di Indonesia.
“Kami melihat peluang besar untuk memperluas konektivitas antara Indonesia dan Jepang, tidak hanya melalui Jakarta tetapi juga menuju destinasi lain seperti Yogyakarta," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Dalam pertemuan bilateral bersama Senior Executive Vice President ANA Juichi Hirasawa di Tokyo, Jepang, Widiyanti menilai penguatan konektivitas akan membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan Jepang untuk menikmati kekayaan budaya, alam, dan pengalaman wisata berkualitas di Indonesia.
Baca juga: Kemenpar antisipasi dampak konflik Timur Tengah terhadap pariwisata
Ia menekankan konektivitas udara sebagai faktor kunci dalam memperkuat arus wisatawan dan kerja sama pariwisata antara kedua negara.
Pemerintah Indonesia sendiri juga mendorong ANA untuk mengeksplorasi pengembangan rute baru menuju destinasi lain di Indonesia, termasuk Yogyakarta yang dikenal sebagai pusat budaya Jawa dan gerbang menuju situs warisan dunia Borobudur, serta didukung oleh Bandara Internasional Yogyakarta yang mampu melayani pesawat berbadan lebar.
Selain itu, pengembangan konektivitas juga dapat diperluas dari kota-kota besar di Jepang seperti Osaka, sehingga memberikan lebih banyak pilihan akses bagi wisatawan Jepang untuk menjangkau berbagai destinasi unggulan Indonesia.
Pertemuan ini juga membahas peluang kolaborasi promosi pariwisata antara Kementerian Pariwisata dan ANA, termasuk melalui program familiarization trip bagi agen perjalanan, media, dan influencer Jepang untuk meningkatkan eksposur destinasi Indonesia di pasar Jepang.
Baca juga: Strategi Kemenpar dalam hadapi dinamika geopolitik global
Selain itu, peluang promosi melalui pemanfaatan berbagai platform promosi milik ANA seperti in-flight magazine, kanal digital, dan jaringan ANA Mileage Club, untuk memperluas jangkauan promosi.
Pertemuan pun diharapkan dapat terintegrasi dengan kampanye nasional “Wonderful Indonesia”, termasuk melalui partisipasi dalam berbagai ajang pariwisata di Jepang seperti Tourism Expo Japan, serta menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kolaborasi antara sektor pariwisata dan industri penerbangan sebagai bagian penting dalam mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan serta mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.
Pada kesempatan itu, Menpar turut apresiasi atas peran ANA dalam mendukung konektivitas antara kedua negara melalui layanan penerbangan Tokyo–Jakarta yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung mobilitas wisatawan dan pertukaran masyarakat Indonesia–Jepang.
Baca juga: Wamenpar minta SDM di sektor pariwisata ikuti perkembangan teknologi
Baca juga: Kemenpar sebut wisatawan nusantara jadi penggerak ekonomi saat Lebaran
Baca juga: Kemenpar pantau perkembangan konflik Timur Tengah jaga wisata RI aman
“Kami melihat peluang besar untuk memperluas konektivitas antara Indonesia dan Jepang, tidak hanya melalui Jakarta tetapi juga menuju destinasi lain seperti Yogyakarta," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Dalam pertemuan bilateral bersama Senior Executive Vice President ANA Juichi Hirasawa di Tokyo, Jepang, Widiyanti menilai penguatan konektivitas akan membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan Jepang untuk menikmati kekayaan budaya, alam, dan pengalaman wisata berkualitas di Indonesia.
Baca juga: Kemenpar antisipasi dampak konflik Timur Tengah terhadap pariwisata
Ia menekankan konektivitas udara sebagai faktor kunci dalam memperkuat arus wisatawan dan kerja sama pariwisata antara kedua negara.
Pemerintah Indonesia sendiri juga mendorong ANA untuk mengeksplorasi pengembangan rute baru menuju destinasi lain di Indonesia, termasuk Yogyakarta yang dikenal sebagai pusat budaya Jawa dan gerbang menuju situs warisan dunia Borobudur, serta didukung oleh Bandara Internasional Yogyakarta yang mampu melayani pesawat berbadan lebar.
Selain itu, pengembangan konektivitas juga dapat diperluas dari kota-kota besar di Jepang seperti Osaka, sehingga memberikan lebih banyak pilihan akses bagi wisatawan Jepang untuk menjangkau berbagai destinasi unggulan Indonesia.
Pertemuan ini juga membahas peluang kolaborasi promosi pariwisata antara Kementerian Pariwisata dan ANA, termasuk melalui program familiarization trip bagi agen perjalanan, media, dan influencer Jepang untuk meningkatkan eksposur destinasi Indonesia di pasar Jepang.
Baca juga: Strategi Kemenpar dalam hadapi dinamika geopolitik global
Selain itu, peluang promosi melalui pemanfaatan berbagai platform promosi milik ANA seperti in-flight magazine, kanal digital, dan jaringan ANA Mileage Club, untuk memperluas jangkauan promosi.
Pertemuan pun diharapkan dapat terintegrasi dengan kampanye nasional “Wonderful Indonesia”, termasuk melalui partisipasi dalam berbagai ajang pariwisata di Jepang seperti Tourism Expo Japan, serta menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kolaborasi antara sektor pariwisata dan industri penerbangan sebagai bagian penting dalam mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan serta mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.
Pada kesempatan itu, Menpar turut apresiasi atas peran ANA dalam mendukung konektivitas antara kedua negara melalui layanan penerbangan Tokyo–Jakarta yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung mobilitas wisatawan dan pertukaran masyarakat Indonesia–Jepang.
Baca juga: Wamenpar minta SDM di sektor pariwisata ikuti perkembangan teknologi
Baca juga: Kemenpar sebut wisatawan nusantara jadi penggerak ekonomi saat Lebaran
Baca juga: Kemenpar pantau perkembangan konflik Timur Tengah jaga wisata RI aman





