Kebijakan WFH Bagi ASN Akan Diumumkan Besok

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut kepastian mengenai kebijakan bekerja dari rumah (WFH) dalam rangka penghematan energi di tengah dinamika global akan diumumkan pada Selasa, 31 Maret 2026.

“Sabar saja, itu saya dengar kemungkinan besar, kemungkinan, ya, akan disampaikan resmi besok. Jadi, saya enggak mau mendahului,” ucap Tito kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.

Baca Juga :
Basuki Tegaskan Rencana Pemindahan ASN ke IKN jadi Prioritas di Tahun 2026
Pramono: WFH ASN Pemprov DKI Bukan Hari Rabu

Di sisi lain, ia enggan memberikan bocoran terkait kebijakan WFH itu lebih lanjut. Namun, dia memastikan Kementerian Dalam Negeri nantinya akan mengeluarkan imbauan lebih rinci kepada pemerintah daerah (pemda).

“Iya, pasti ada (imbauan ke pemda),” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, sebelumnya, memastikan pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan WFH sebelum akhir Maret ini.

“Akan diumumkan (kebijakan WFH) sebelum akhir bulan (Maret),” kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026.

Ilustrasi ASN
Photo :
  • Ist

Kebijakan tersebut diinisiasi sebagai langkah untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah tekanan harga energi global.

Skema WFH, jelas Airlangga, direncanakan berlaku satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Sementara itu, untuk sektor swasta, kebijakan tersebut bakal bersifat imbauan.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan ini tidak akan mengganggu produktivitas ekonomi nasional, bahkan berpotensi memberikan efisiensi penggunaan energi.

Menurut Purbaya, dari sisi fiskal maupun aktivitas ekonomi, kebijakan WFH tidak akan berdampak signifikan terhadap produktivitas nasional apabila diterapkan secara selektif.

"Enggak (mengganggu), kalau kita pilih dengan cermat. Kalau kita pilih Jumat, jadi pasti ada penghematan BBM berapa persen lah, saya nggak tahu detailnya karena bisa berubah-ubah tergantung harga minyak," ujarnya ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026.

Menkeu menjelaskan sektor-sektor strategis seperti industri manufaktur dan pelayanan publik tetap akan berjalan normal karena tidak seluruh jenis pekerjaan dapat dilakukan secara jarak jauh.

Selain itu, penerapan WFH dinilai berpotensi menekan konsumsi bahan bakar minyak akibat berkurangnya mobilitas masyarakat, meskipun besaran penghematan masih bergantung pada harga minyak. (Ant)

Baca Juga :
Sebelum Kunker ke Jepang, Prabowo Pimpin Ratas Bahas Arah Baru Energi dan Ekonomi
Menkeu Purbaya Pilih Jumat Jadi Hari WFH, Bilang Bisa Hemat BBM
Kebijakan WFH di Depan Mata, Bakal Dimulai April?

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BTS Kembali Menggebrak, Arirang Langsung Puncaki Billboard 200
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Polri Hentikan Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Lebaran 2026
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prajurit TNI UNIFIL Gugur Saat Saling Serang Artileri Israel dan Lebanon
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Cara Jualan Aldi Taher di Luar Nalar Tapi Laku Keras, Strategi Suksesnya Sampai Bikin Raditya Dika Melongo
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Mengapa Komnas HAM Belum Tetapkan Kasus Andrie Yunus Sebagai Pelanggaran HAM?
• 35 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.