Dalam tradisi Islam, dikenal istilah sahabat, yakni orang yang hidup sezaman dengan Nabi Muhammad SAW. Mereka bertemu dengan Nabi Muhammad SAW, dan beriman serta mengikuti ajarannya. Istilah tersebut sekarang tidak hanya merujuk pada orang, melainkan pohon yang hidup sezaman dengan Nabi Muhammad SAW, bahkan pernah berinteraksi dengan Nabi Muhammad SAW.
Menurut riwayat yang terpercaya, pada saat Nabi Muhammad SAW turut serta dalam kafilah/rombongan perdagangan pamannya menuju negeri Syam, saat istirahat, Nabi Muhammad SAW berteduh di bawah pohon yang sampai sekarang masih tetap hidup dan terawat dengan baik. Masyarakat muslim pun menjuluki pohon tersebut dengan pohon sahabi atau pohon sahabat.
Lebih dekat dengan Pohon Sahabi
Pohon dengan nama ilmiah Pistacia atlantica Desf merupakan saksi sejarah dari misi suci Nabi Muhammad SAW. Pohon ini tersebar di berbagai wilayah seperti Afghanistan, Aljazair, Kepulauan Kanari, Siprus, Yunani, Iran, Irak, Lebanon, Suriah, Libya, Maroko, Pakistan, Palestina, Arab Saudi, Sinai, Tunisia, Türkiye, dan Himalaya Barat.
Walaupun tersebar di wilayah-wilayah yang kering, tetapi kerabat dari pohon ini ada di berbagai wilayah, dengan nama yang berbeda-beda. Di antaranya adalah Pistachio cina (Pistacia chinensis Bunge) merupakan tumbuhan berbentuk pohon dari famili Anacardiaceae (Mangga-manggaan).
Tumbuhan ini berasal dari bioma beriklim sedang dengan rentang persebaran mulai dari Transkaukasia, Afghanistan, China, hingga Filipina (Luzon). Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini dikenal dengan sebutan chinese pistache. Nama ilmiah Pistacia chinensis pertama kali dipublikasikan pada tahun 1835 oleh botanis Alexander Andrejewitsch von Bunge seorang ahli botani dari Rusia.
Masing-masing wilayah memiliki sebutan tersendiri untuk menyebut pohon ini, seperti di Iran, yang menyebut kacang ini dengan julukan smiling pistachio, orang-orang China biasa menyebut kacang ini dengan happy nut atau kacang bahagia. Sebutan-sebutan tersebut merujuk pada bentuk kacang yang unik dan menarik, bahkan sekilas terlihat seperti raut muka orang yang sedang tersenyum.
Ragam Manfaat dan Kegunaan Kerabat Pohon Sahabi
Dengan daun yang rindang, dapat berubah warna, maka tanaman ini selain bisa digunakan sebagai tanaman peneduh dan lanskap, juga digunakan sebagai tanaman hias. Di balik estetikanya, kacang ini memiliki banyak manfaat yang bisa membantu kesehatan manusia.
Dengan rasa gurih yang menggugah selera dan bentuk yang yang unik, kacang pistachio memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Berdasarkan beberapa penelitian, kacang pistachio memilki kandungan protein dan serat yang tinggi, dimana kedua nutrisi tersebut dapat memberikan rasa kenyang, sehingga dapat membantu untuk mengontrol nafsu makan dan menurunkan berat badan. Ada beberapa manfaat mengkonsumsi kacang ini.
Pertama, nutrisi yang terdapat pada kacang ini cukup bagus. Bayangkan saja, dalam satu porsi 28 gram atau sekitar 49 buah kacang pistachio, terkandung beragam nutrisi penting. Porsi ini menyediakan 159 kalori, yang terdiri dari 8 gram karbohidrat, 3 gram serat, dan 6 gram protein.
Kacang ini juga mengandung 13 gram lemak, di mana 90 persennya adalah lemak tak jenuh. Kandungan nutrisi ini menjadikan kacang pistachio sebagai sumber beragam zat gizi yang menyediakan campuran seimbang antara makronutrien dan mikronutrien yang dibutuhkan tubuh.
Kedua, kandungan lainnya yang terdapat dalam kacang ini adalah mineral. Mineral dalam kacang pistachio meliputi kalium sebanyak 6 persen dari kebutuhan harian, dan fosfor 11 persen. Kacang ini juga kaya akan vitamin B kompleks, dengan vitamin B6 mencapai 28 persen dan tiamin 21 persen dari rekomendasi harian. Tembaga dan mangan juga hadir dalam jumlah signifikan, masing-masing memenuhi 41 persen dan 15 persen dari kebutuhan harian.
Ketiga, hal lainnya yang bermanfaat dengan konsumsi kacang ini adalah menjaga kesehatan jantung. Kacang pistachio mampu menurunkan kolesterol darah dan meningkatkan darah, sehingga dapat menurunkan resiko penyakit jantung. Kandungan lemak pada kacang pistachio adalah yang terendah dari kacang lainnya, dimana lemak yang terkandung dalam kacang pistachio terdiri dari 90% lemak tidak jenuh.
Keempat, menjaga kesehatan mata. Seperti umum diketahui bahwa vitamin A sangat baik untuk kesehatan mata. Kacang ini tidak hanya menyediakan Vitamin A melainkan juga mengandung antioksidan, lutein, dan zeaxanthin juga memiliki peran penting untuk kesehatan mata.
Kandungan tersebut berfungsi untuk melindungi mata dari kerusakan yang disebabkan karena cahaya biru dan degenerasi makula akibat usia, dimana suatu kondisi penglihatan sentral mengalami gangguan atau hilang.
Kelima, meningkatkan fungsi otak. Kandungan Vitamin B6 dalam kacang pistachio mampu meningkatkan sirkulasi darah ke otak, yang dapat berfungsi untuk mempertajam kemampuan untuk mengigat serta meningkatkan kemampuan konsentrasi. Jadi, cocok nih untuk dikonsumsi saat sedang belajar atau bekerja.
Kebun Raya: Rumah kerabat pohon Sahabi
Kebun Raya Bogor mempunyai koleksi kacang pistachio cina sejak tahun 1914. Menurut catatan registrasi Kebun Raya Bogor, pada masa pemerintahan kolonial Belanda biji tanaman ini didatangkan lewat jalur seed exchange dari stasiun percobaan/penelitian kehutanan di Taihoku, Taiwan, pada tanggal 23 November 1914 dengan nomor registrasi B19141123a, dengan nama Pistacia formosana Matsum., kemudian pada tahun 1919 biji yang sudah dibibitkan dalam bentuk anakan di tanam di kebun di petak VI.B. 106 dan 106a.
Pada bulan Januari 1979 koleksi Pistacia formosana diubah namanya menjadi Pistacia chinensis Bunge oleh sdr. Luckye Purnomo Soewilo, BA (Staf Kebun Raya Bogor) dengan melihat buku acuan Flora Malesiana, untuk melestarikan tanaman tersebut maka dilakukan perbanyakan dengan mencangkok dan ditanam di petak VI.B. nomor 144. pada tanggal 11 Oktober 1993.
Tumbuhan ini berasal China dan wilayah Asia Timur, tumbuh baik di daerah subtropis hingga tropis kering, tahan terhadap kekeringan dan polusi udara. Kacang Pistachio (Pistacia vera L.) adalah tanaman yang tergolong dalam keluarga kacang mete.
Ciri khas dari kacang pistachio adalah bagian luarnya ditutupi dengan cangkang yang agak keras dengan warna putih kekuningan. Kacang ini memiliki cita rasa yang gurih sehingga cocok untuk dijadikan camilan langsung atau dijadikan olahan makanan. Saat ini kebanyakan kacang pistachio yang kita temui memang berasal dari negara lain atau impor.
Pohon sedang hingga besar, tinggi ±10-20 meter, tajuk membulat dan rindang. Batang tegak, kulit berwarna abu-abu kecokelatan, agak kasar dan retak seiring umur. Daun majemuk menyirip (pinnate), panjang 20-30 cm, anak daun berbentuk lanset, tepi rata, warna hijau tua, berubah merah, oranye, atau kuning cerah saat gugur (sangat ornamental).
Bunga kecil-kecil, tidak mencolok berwarna kehijauan hingga kemerahan tersusun dalam malai (panikel), bersifat dioecious (jantan dan betina pada pohon terpisah). Buah kecil berbentuk bulat (drupe), diameter ±5-7 mm, awalnya hijau kemudian menjadi merah dan biru kehitaman saat matang, tersusun dalam tandan.
(miq/miq) Add as a preferred
source on Google




