AirAsia Berupaya Jaga Harga Tiket di Tengah Ketidakpastian Timur Tengah

medcom.id
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta:  Maskapai berbiaya rendah AirAsia menegaskan komitmennya untuk menjaga harga tiket tetap terjangkau di tengah tekanan industri penerbangan global, terutama akibat ketidakpastian di kawasan Timur Tengah.
 
CEO of Capital A induk maskapai AirAsia Tony Fernandes mengatakan situasi saat ini memang menantang, namun tidak seburuk masa pandemi COVID-19. 
  Baca juga: Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid sebagai Deputy CEO Capital A
“Saat Covid-19, kami bahkan tidak bisa terbang. Sekarang, kami masih bisa beroperasi dan permintaan tetap sangat kuat,” ujarnya dalam paparan Zoom. 
 
Menurut dia, permintaan perjalanan udara di Asia justru mengalami peningkatan signifikan. 
Hal ini dipicu oleh pergeseran pola wisata, di mana lebih banyak pelancong memilih bepergian di dalam kawasan Asia dibandingkan ke Eropa atau Amerika.

Di sisi lain, kapasitas penerbangan global masih terbatas. Sejumlah maskapai besar Timur Tengah seperti Emirates, Qatar Airways, dan Etihad Airways dilaporkan mengurangi operasi secara signifikan. 
 
Kondisi ini diperkirakan mengurangi sekitar 15–20% kapasitas kursi global, yang pada akhirnya mendorong kenaikan harga tiket.
 
“Permintaan sangat tinggi, bahkan saya sendiri sempat tidak mendapatkan kursi saat kembali dari Vietnam,” kata Fernandes.
 
Dengan permintaan yang kuat dan tekanan biaya yang meningkat, Fernandes mengakui bahwa kenaikan harga tiket tidak terhindarkan.
 
“Tidak ada cara lain, harga tiket pasti naik. Maskapai yang mengatakan tidak menaikkan tarif, itu tidak benar,” tegasnya.
 
Meski demikian, AirAsia berupaya memastikan kenaikan harga tiketnya tetap lebih rendah dibandingkan maskapai lain.
 
Strategi ini menjadi bagian dari upaya mempertahankan positioning sebagai maskapai berbiaya
rendah di tengah tekanan biaya bahan bakar, operasional, dan rantai pasok. Tiga Strategi Utama  Untuk menghadapi situasi ini, AirAsia mengandalkan tiga strategi utama. Pertama, penyesuaian tarif secara terukur guna mengimbangi kenaikan biaya. Kedua, efisiensi operasional dengan memangkas biaya di seluruh lini bisnis, termasuk memanfaatkan ekosistem internal untuk meningkatkan efisiensi.
 
Ketiga, memperkuat sumber pendapatan tambahan termasuk melalui platform digital seperti Air Asia MOVE dan kerja sama dengan berbagai online travel agent (OTA).
 
Selain itu, AirAsia juga tetap menghadirkan berbagai program promosi seperti beli satu gratis satu untuk menjaga daya tarik bagi konsumen tanpa meningkatkan beban operasional secara signifikan.
 
Fernandes menekankan tekanan yang dihadapi industri penerbangan tidak bisa ditanggung maskapai sendirian. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perusahaan energi seperti Petronas, pengelola bandara, hingga rantai pasok lainnya, untuk ikut berperan.
 
“Jika ingin menjaga harga tetap terjangkau, ini harus menjadi tanggung jawab bersama. Tidak bisa hanya dibebankan kepada maskapai,” ujarnya.
 
Di tengah ketidakpastian global, AirAsia melihat adanya peluang strategis bagi kawasan Asia Tenggara. Fernandes menilai kondisi ini bisa menjadi momentum bagi ASEAN untuk memperkuat posisinya sebagai hub penerbangan global.
 
Ia juga mencatat adanya perubahan dinamika industri, di mana maskapai kini lebih terbuka untuk bekerja sama dibandingkan sebelumnya.
 
AirAsia pun optimistis dapat keluar dari situasi ini dengan kondisi yang lebih kuat, sekaligus memanfaatkan momentum untuk meningkatkan keandalan operasional, termasuk perawatan armada dan ketepatan waktu penerbangan. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Jurus RI Hadapi Gangguan Pasokan Bahan Baku Pupuk Efek Perang
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Hangat di Istana Kekaisaran: Presiden Prabowo dan Kaisar Naruhito Pererat Persahabatan Indonesia-Jepang
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
2 Pelaku Pembunuhan Karyawan Ayam Geprek yang Ditemukan Tanpa Tangan dan Kaki dalam Freezer Ditangkap
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
Waspada Kemarau Panjang Akibat El Nino, Ini Strategi Menteri PU
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tekan Lonjakan Harga, Filipina Batasi Harga Beras Impor
• 18 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.