Ingin Naikkan Daya Saing Taman Nasional, Kemenhut Jajaki Kerja Sama dengan Jepang

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Indonesia menjajaki peluang kerja sama dengan Jepang untuk mengelola taman nasional agar daya saingnya meningkat secara internasional.

Ingin Naikkan Daya Saing Taman Nasional, Kemenhut Jajaki Kerja Sama dengan Jepang. (Foto: Kemenhut)

IDXChannel—Pemerintah Indonesia menjajaki kerja sama strategis dengan pemerintah Jepang untuk mengelola kawasan konservasi melalui pengembangan sister park, sehingga taman nasional di Indonesia dapat bersaing secara internasional. 

Penjajakan ini dilakukan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni bersama Direktur Fuji-Hakone-Izu National Park, Shichimeko Shuichi, serta perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup Jepang, Senin (30/3/2026).

Baca Juga:
Kemenhut Targetkan Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kritis 12 Juta Hektare hingga 2034

“Inisiatif ini diarahkan untuk memperkuat posisi Taman Nasional di Indonesia agar semakin dikenal di tingkat global,” kata Menhut dalam keterangannya.

Dia menjelaskan bahwa kerja sama ini akan menghubungkan Fuji-Hakone-Izu National Park di Jepang dengan sejumlah taman nasional di Indonesia yang memiliki karakteristik ekosistem serupa. Beberapa kandidat kuat di antaranya adalah Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dan Taman Nasional Gunung Rinjani.

Baca Juga:
Kemenhut Tegaskan Percepat Status Permasalahan Desa Tertinggal di Kawasan Hutan

Melalui program sister park, kedua negara diharapkan dapat saling bertukar keahlian dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mengoptimalkan potensi wisata lingkungan.

“Kerja sama sister park ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan taman nasional melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta praktik terbaik di bidang konservasi dan pengembangan ekowisata,” ujarnya.

Baca Juga:
Kemenhut Panggil Direksi Riau Andalan Pulp and Paper Buntut Kematian Gajah Sumatera

Selain sektor kehutanan, diplomasi konservasi ini juga menyentuh aspek perlindungan satwa liar. Sebelumnya, pada Sabtu, 28 Maret 2026, Menhut telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Gubernur Prefektur Shizuoka terkait program breeding loan Komodo (Varanus komodoensis).

“Pengembangan kerja sama sister park dengan Fuji-Hakone-Izu National Park dan MoU breeding loan Komodo menjadi program Kementerian Kehutanan untuk membantu memperkuat hubungan Indonesia-Jepang yang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang,” pungkasnya.


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komnas HAM Ungkap Hasil Klarifikasi Polisi soal Pelaku Penyerangan Andrie Yunus
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Pentingnya Memahami Masa Tunggu Bagi Para Peserta Asuransi, Simak Penjelasannya
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Gus Ipul Ajak Kades se-Malang Hidupkan Puskesos dan Mutakhirkan DTSEN
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
PSS Sleman Gagal Menang: Persaingan Grup B Pegadaian Championship Makin Sengit, Ansyari Soroti Ini
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Duh! Kepatuhan Anggota DPR Lapor LHKPN ke KPK Paling Rendah
• 17 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.