Jakarta Diguyur Hujan saat Pulang Kerja, Warga Tetap Setia Naik Transum

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, kembali dilanda kemacetan parah dan guyuran hujan deras pada hari pertama kerja usai libur panjang Lebaran, Senin (30/3) sore.

Kondisi ini membuat para pekerja memilih untuk tetap mengantre di halte TransJakarta, meski harus berhadapan dengan kepadatan yang luar biasa. Transportasi umum masih menjadi pilihan warga Ibu Kota meski diguyur hujan yang cukup deras sore ini.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean penumpang mengular hingga ke area Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Kepadatan ini diperparah oleh banyaknya warga yang berteduh dari hujan di area tangga JPO.

​Dimas, salah satu penumpang TransJakarta, mengaku cukup terkejut dengan kondisi lalu lintas yang langsung kembali ke "setelan awal" Jakarta.

​"Lumayan kaget sih. Kemarin kan jalanan Jakarta sepi ya pas Lebaran. Sekarang balik lagi ke setelan awal. Macetnya parah terus hujan, jadi pasrah aja nunggu TJ," ujar Dimas kepada kumparan.

​Dimas menyebutkan bahwa dirinya sempat terpikir untuk menggunakan ojek online (ojol) agar lebih cepat sampai tujuan. Namun, lonjakan harga membuatnya mengurungkan niat tersebut.

​"Sempat ngecek aplikasi tadi, tapi harganya lagi merah, lumayan mahal. Sayang di ongkos kalau maksa naik ojol. Mending TJ aja, enggak apa-apa harus nunggu panjang," tambahnya.

Kondisi serupa dirasakan oleh Nisa. Ia yang baru keluar kantor sekitar pukul 18.30 WIB mengaku sudah melihat kemacetan panjang dari atas gedung. Setibanya di halte, ia mendapati antrean yang sudah menjalar hingga turun ke tangga JPO.

​"Kalau nunggu reda takut kemalaman sampai rumah. Ojol juga lagi susah dapat driver. Akhirnya ya sudah naik TJ. Ya harapannya busnya bisa lebih cepat datangnya saja sih. Itu saja," tutur Nisa.

Sementara itu, Hendra, penumpang lainnya, menilai kepadatan di halte sore ini cukup berisiko bagi keselamatan karena kondisi lantai yang basah akibat hujan.

​"Penuh sesak ya. Karena ini hujan terus macet. Mana licin juga kan lantainya," kata Hendra.

Meski situasi sangat padat, Hendra tetap konsisten memilih TransJakarta sebagai moda transportasi utama untuk pulang ke rumah.

​"Saya lebih enak naik TJ memang, enggak apa-apa macet cuma sebentar," pungkasnya.

Kepadatan di kawasan Senayan masih terus berlangsung, dengan armada TransJakarta yang berupaya menembus kemacetan di jalur reguler maupun busway.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Akan Terapkan Bea Keluar Batu Bara-Nikel, Ini Bocorannya
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Final FIFA Series 2026: Penalti Marin Petkov Bawa Bulgaria Ungguli Timnas Indonesia di Babak Pertama
• 45 menit laluviva.co.id
thumb
Psikolog Berikan Cara Mengatasi Anak Kecanduan Media Sosial dan Tantrum
• 45 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
PP Muhammadiyah Nilai Mudik 2026 Lancar: Terima Kasih Kapolri dan Jajaran
• 9 jam laludetik.com
thumb
Siapa Wira Arizona? Sosok JPU Kasus Video Desa Karo yang Viral Usai Tuntut Amsal Sitepu 2 Tahun Penjara
• 10 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.