HARIAN FAJAR, MAKASSAR — Tren tukar tambah kendaraan lama menjadi pendorong utama meningkatnya minat masyarakat terhadap Toyota New Veloz Hybrid EV. Skema ini dinilai memudahkan konsumen untuk beralih ke kendaraan yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.
Sejak diluncurkan pada 7 Maret 2026, main dealer Kalla Toyota mencatat sekitar 200 unit pemesanan Toyota New Veloz Hybrid EV dilakukan melalui program tukar tambah SmartUpgrade 2.0.
Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengungkapkan bahwa program tersebut memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin melakukan upgrade kendaraan.
“Mayoritas konsumen memang ingin naik kelas. Ada yang dari Avanza lama, bahkan dari merek lain, kemudian beralih ke Veloz Hybrid,” ujarnya, Senin, 30 Maret 2026.
Ia menjelaskan, mekanisme tukar tambah dilakukan dengan membawa kendaraan lama ke showroom Kalla Toyota Trust Used Car untuk dilakukan appraisal menyeluruh hingga 203 item, termasuk kondisi mesin. Nilai kendaraan tersebut kemudian dikonversi sebagai bagian dari uang muka pembelian unit baru.
Kalla Toyota juga menawarkan skema pembiayaan ringan dengan uang muka mulai 20 persen dan cicilan mulai Rp3 jutaan per bulan.
“Kontribusi tukar tambah terhadap penjualan Veloz Hybrid cukup besar, hampir 20 persen dari total penjualan segmen MPV ini,” tambahnya.
Dari sisi teknologi, Toyota New Veloz Hybrid EV mengusung sistem Hybrid Synergy Drive (HSD) yang mengombinasikan mesin bensin dan motor listrik secara otomatis untuk mencapai efisiensi optimal. Teknologi ini juga didukung fitur regenerative braking yang mampu mengubah energi saat pengereman menjadi listrik dan disimpan ke baterai.
Dengan kapasitas tujuh penumpang, kendaraan ini dinilai cocok untuk kebutuhan keluarga, terutama untuk perjalanan jarak jauh dengan tingkat kenyamanan dan keamanan yang lebih baik.
Suliadin berharap kemudahan melalui program SmartUpgrade 2.0 dapat terus mendorong masyarakat untuk beralih ke kendaraan hybrid.
“Ini menjadi solusi mobilitas harian, khususnya bagi keluarga muda yang menginginkan kendaraan yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan,” ulasnya.
Salah satu konsumen, Dirga Ali Imran, mengaku terbantu dengan program tukar tambah tersebut. Ia menilai skema ini mempermudah proses upgrade kendaraan tanpa beban biaya awal yang besar.
“Kalau sudah merasa ingin upgrade, ini memang jadi solusi paling mudah untuk dapat mobil baru seperti Veloz Hybrid,” ujarnya.
Dirga menyebut prosesnya cepat dan praktis. Bahkan, ia tidak membutuhkan waktu lama hingga kendaraan barunya siap digunakan.
“Tidak sampai seharian, unit barunya sudah bisa diambil. Jadi sangat membantu,” tambahnya. (edo)





