INFINIX resmi merilis Zero Ultra, smartphone dengan spesifikasi berani yang mencoba menembus kelas flagship. Dibanderol sekitar Rp6,5 juta, perangkat ini membawa fitur ekstrem seperti fast charging 180W dan kamera 200MP, namun tidak tanpa kompromi.
Langkah ini menandai perubahan strategi Infinix yang mulai bermain di segmen harga lebih tinggi, keluar dari citra “HP murah” yang selama ini melekat.
Desain Premium, tapi belum Sepenuhnya FlagshipSecara visual, Zero Ultra tampil meyakinkan. Layar melengkung, bezel tipis, dan desain simetris memberi kesan flagship yang kuat, bahkan sekilas mengingatkan pada Vivo X80 atau OPPO Find X5 Pro.
Baca juga : Intip Smartphone dengan Performa Tangguh dan Fitur AI Terlengkap
Namun, penggunaan frame plastik menjadi pengingat bahwa perangkat ini masih bermain di kelas menengah. Meski begitu, ergonomi tetap nyaman dan desain belakang “Garis Karman” memberi identitas unik.
Layar Mulus, tapi belum KonsistenPanel AMOLED 120Hz dengan kecerahan hingga 900 nits menawarkan pengalaman visual yang tajam dan imersif.
Sayangnya, refresh rate yang tidak selalu stabil saat scrolling atau berpindah aplikasi menunjukkan optimalisasi software belum matang—hal yang cukup krusial di kelas harga ini.
Baca juga : Update Harga Samsung Galaxy Akhir Maret 2026: Dari Seri S26 hingga Seri A Terbaru
Performa Jadi Titik LemahDi atas kertas, Dimensity 920 dengan RAM 8GB memang cukup untuk kebutuhan harian. Gaming ringan hingga menengah masih lancar, bahkan Genshin Impact bisa berjalan di sekitar 43 fps (setting medium).
Namun, di harga Rp6 jutaan, chipset ini terasa kurang kompetitif dibanding rival yang sudah memakai prosesor lebih kencang. Ini menjadi salah satu kompromi terbesar Zero Ultra.
Fast Charging 180W: Fitur Pembeda NyataDi sinilah Infinix benar-benar “menggila”.
- 0-50% dalam ±4 menit
- 0-100% sekitar 14 menit
Teknologi ini menjadikan Zero Ultra salah satu smartphone dengan pengisian tercepat di pasaran saat ini.
Namun, penggunaan jangka panjang tetap perlu diperhatikan. Mode charging normal masih disarankan untuk menjaga suhu dan kesehatan baterai.
Kamera 200MP: Besar di SpesifikasiSensor utama 200MP dengan OIS memang terdengar impresif. Dalam kondisi cahaya ideal, hasil foto tajam dan detail.
Namun, keunggulan 200MP baru terasa saat mode resolusi penuh digunakan, yang justru menghasilkan file besar dan kurang praktis untuk penggunaan harian.
Artinya, ini lebih terasa sebagai fitur “wow factor” daripada kebutuhan sehari-hari.
KesimpulanInfinix Zero Ultra adalah smartphone yang berani tampil beda:
Kelebihan:
- Fast charging 180W terbaik di kelasnya
- Desain premium
- Kamera 200MP (potensi tinggi)
Kekurangan:
- Chipset kurang kompetitif
- Software belum optimal
- Kamera belum maksimal di penggunaan real-world
Verdict:
- Cocok untuk pengguna yang mengejar fitur unik dan tampilan flagship dengan harga lebih terjangkau. Namun, bagi yang mengutamakan performa tinggi, pilihan lain di kelas harga ini masih lebih menarik. (Z-10)




