Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Tokyo
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memastikan perlindungan penuh bagi para investor global melalui tata kelola Danantara yang profesional dan akuntabel. Hal tersebut ditegaskan Kepala Negara saat mengajak para pengusaha asal Jepang untuk menjalin kemitraan strategis dalam acara Business Forum di Tokyo, Senin 30 Maret 2026.
Presiden menawarkan reputasi serta tata kelola yang baik sebagai bukti keseriusan Indonesia dalam memberikan rasa aman bagi para pelaku usaha internasional yang ingin menanamkan modalnya di Tanah Air.
“Ini akan memberikan rasa aman dan keyakinan bahwa kita serius serta akan melindungi semua investor. Dan saya pikir reputasi kita sudah sangat baik,” ujar Presiden.
Kepala Negara menyampaikan bahwa reputasi Indonesia dinilai sangat positif di mata internasional karena memiliki rekam jejak yang solid dalam memenuhi kewajiban finansial. Komitmen ini menurutnya telah dipegang teguh oleh pemerintah selama beberapa dekade.
“Reputasi ini bukan baru berusia 5, 10, atau 15 tahun. Saya rasa reputasi ini sudah ada selama beberapa dekade. Indonesia memiliki reputasi, seperti yang Anda ketahui, bahwa kita tidak pernah gagal membayar utang-utang kita,” ucap Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menjelaskan bahwa Danantara merupakan badan pengelola investasi strategis yang dimiliki Indonesia saat ini. Pengelolaan aset negara di bawah satu manajemen profesional diharapkan dapat menjadi kekuatan ekonomi baru dengan mengedepankan praktik terbaik.
“Hampir semua aset kami sekarang berada di bawah pengelolaan satu manajemen. Kami menginginkan pengelolaan yang rasional dengan praktik terbaik,” jelasnya.
Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa Danantara telah menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir. Kinerja positif tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam mengelola kekayaan nasional secara lebih produktif dan memberikan nilai tambah yang signifikan.
“Dan hasilnya sangat menjanjikan. Hanya dalam tahun pertama operasi dana kekayaan negara kami, kami melihat peningkatan yang signifikan. Beberapa di antaranya menghasilkan peningkatan hampir 300% dalam pengembalian aset,” tandasnya.
Editor: Redaktur TVRINews





