Komnas HAM Akan Panggil TNI Terkait Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

detik.com
23 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan segera memanggil pihak TNI terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktiviis KontraS, Andrie Yunus. Pemanggilan dilakukan untuk melengkapi fakta-fakta yang ada.

"Kami akan terus mengawal kasus ini dan dalam waktu dekat kami akan memanggil pihak TNI," kata Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Saurlin P. Siagian di Gedung Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta dilansir Antara, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Komnas HAM: Beda Inisial Penyerang Andrie Yunus Tak Signifikan, Orangnya Sama

Saurlin menyampaikan permintaan keterangan ke sejumlah pihak, termasuk TNI, diperlukan untuk merumuskan rekomendasi terhadap kasus tersebut. Komnas HAM sedang menyiapkan sejumlah pertanyaan terkait keterlibatan personel TNI dalam kasus tersebut.

"Kami akan fokus pada pertanyaan-pertanyaan yang sudah kami rancang untuk pihak TNI," ujarnya.

Menurut Saurlin mengatakan batas akhir waktu pengusutan kasus penyiraman air keras Andrie terhadap Andrie Yunus segera rampung. Komnas HAM nantinya juga akan memanggil para ahli serta korban untuk dimintai keterangan.

"Saya kira tidak lama, tidak banyak. Pihak yang mau kita tanya juga tidak banyak lagi. Pihak TNI, lalu ahli, dan mungkin beberapa korban atau saksi korban misalnya," ungkapnya.

Sebelumnya, Komnas HAM juga telah meminta keterangan kepada Polda Metro Jaya selama tiga jam. Keterangan disampaikan Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya dan dihadiri sejumlah jajaran kepolisian.

Baca juga: Ketum Badko HMI Sumut Ngaku Dapat Teror Usai Diskusi Kasus Andrie Yunus

Komnas HAM, kata Saurlin memberikan 15 pertanyaan dengan sembilan pertanyaan tertulis kepada Polda Metro Jaya.

"Ada sekitar sembilan yang tertulis, tapi di luar yang tertulis banyak juga kita tanya. Makanya kurang lebih tiga jam kami," tuturnya.




(dek/idn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua MPR Berduka 3 Prajurit TNI Gugur, Minta Semua Pasukan di Lebanon Ditarik
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov DKI Bikin Zebra Cross Baru di Tebet, Zebra Cross "Pac-Man" Masih Ada
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Sekjen DPD Singgung Efisiensi Anggaran ke ASN Usai Libur Lebaran
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Rupiah Kembali Melemah ke Level Rp 17.002 per USD
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
ASN WFH Tiap Jumat, Berpotensi Hemat APBN hingga Rp6,2 Triliun
• 38 menit laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.