Ketua MPR RI Ahmad Muzani meminta pemerintah mempertimbangkan penarikan pasukan perdamaian Indonesia dari Lebanon Selatan.
Permintaan ini disampaikan menyusul gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di wilayah tersebut.
“Sesuai dengan konstitusi yang memerintahkan untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, agar Indonesia menarik pasukannya dalam misi perdamaian tersebut karena ini adalah daerah yang membahayakan bagi keselamatan TNI,” ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3).
Keselamatan Prajurit Jadi PrioritasMuzani menegaskan, penarikan pasukan menjadi opsi jika keselamatan prajurit tidak terjamin.
“Kalau tidak ada jaminan keselamatan bagi pasukan misi perdamaian kita... maka MPR meminta agar pemerintah mempertimbangkan untuk menarik seluruh pasukan yang ada di Lebanon Selatan,” tegasnya.
MPR juga mengutuk keras serangan yang menewaskan prajurit TNI dalam misi perdamaian di bawah mandat PBB.
“Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia... mengutuk dengan keras tindakan Israel yang sangat biadab terhadap putra-putra terbaik kita,” kata Muzani.
“Sesuai dengan mandat PBB, mereka bertugas di sana atas mandat Dewan Keamanan PBB,” tambahnya.
Desak PBB Lakukan InvestigasiSelain itu, MPR mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
“Majelis Permusyawaratan Rakyat mendesak kepada Dewan Keamanan PBB untuk segera menggelar sidang penyelidikan dan menjatuhkan sanksi terhadap Israel,” ujarnya.
Usul Penghargaan untuk PrajuritMPR juga mengusulkan pemerintah memberikan penghargaan kepada prajurit yang gugur maupun terluka, serta kepada keluarga yang ditinggalkan.
“MPR mengusulkan kepada pemerintah untuk memberi penghargaan terhadap TNI yang gugur dan terluka serta keluarga yang ditinggalkan,” kata Muzani.
“Karena itu, Majelis Permusyawaratan Rakyat menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugur dan terlukanya para prajurit TNI yang menjalankan tugas konstitusi dan mandat PBB di Lebanon Selatan,” ucap Muzani.





