Saat Amsal Sitepu Adukan Kasusnya ke DPR: Komisi III Pasang Badan, Kejaksaan Ngotot Negara Dirugikan

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Videografer Amsal Christy Sitepu mengadukan ketidakadilan yang ia alami setelah dituntut penjara 2 tahun di kasus dugaan mark up proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Amsal dituduh merugikan negara hingga Rp 202 juta atas penggelembungan harga ini.

Amsal mengadu kepada Komisi III DPR melalui Zoom dari Sumatera Utara, bukan hadir langsung ke Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyatakan pihaknya akan all out mendukung Amsal.

Amsal pun berterima kasih atas dukungan dari anggota dewan tersebut.

Baca juga: Kasus Amsal Sitepu, Anggota DPR: Negara Harus Hadir Melindungi Ruang Kreatif

“Intinya adalah beliau menjalankan kerja sebagai pekerja ekonomi kreatif ya, tapi harus berhadapan dengan hukum, dituduh melakukan penggelembungan harga atas jasa ide kreatif yang sebetulnya tidak ada harga bakunya,” ujar Habiburokhman, Senin (30/3/2026).

Bahkan, Komisi III DPR juga mengajukan penangguhan penahanan untuk Amsal, dengan mereka menjadi penjamin.

Habiburokhman meminta majelis hakim mempertimbangkan putusan bebas untuk Amsal.

Namun, di sisi lain, kejaksaan tetap kekeuh bahwa Amsal merugikan keuangan negara.

Awal mula

Perkara ini bermula dari proyek pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo yang kemudian berujung pada proses hukum.

Baca juga: Menko Muhaimin Kritik Konsep Kreatif Amsal Sitepu Dihargai Rp 0: Jangan Bunuh Kreativitas!

Pada periode anggaran 2020 hingga 2022, Amsal menawarkan jasa pembuatan video profil kepada sejumlah pemerintah desa di Kabupaten Karo.

Melalui perusahaannya, CV Promiseland, ia mengajukan proposal ke 20 desa di empat kecamatan, yakni Tiganderket, Tigabinanga, Tigapanah, dan Namanteran.

Dalam proposal tersebut, biaya pembuatan video dipatok sekitar Rp 30 juta per desa.

Persoalan hukum muncul ketika proposal tersebut diduga disusun tidak sesuai kondisi sebenarnya atau mengalami mark up.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dari hasil analisis auditor Inspektorat Kabupaten Karo, biaya pembuatan video dinilai seharusnya sekitar Rp 24,1 juta per desa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenkes Ungkap Kronologi Dokter di Cianjur Meninggal Akibat Campak
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Meta PHK Ratusan Pegawai, Para Petingginya Justru Dapat Bonus
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Digital UMKM dan Pembangunan serta Masalah Sosial Perkotaan Jadi Bahan Penelitian Guru Besar di Unibos
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Harga Minyak WTI Melesat 3,3 Persen, Timah Naik ke USD 46.734 per Ton
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Timnas Irak Siap Tampil Habis-Habisan Hadapi Bolivia Demi Tiket Piala Dunia 2026
• 10 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.