Meta PHK Ratusan Pegawai, Para Petingginya Justru Dapat Bonus

wartaekonomi.co.id
3 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di tengah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menimpa 700 karyawan, Meta justru menyiapkan bonus bagi jajaran eksekutifnya.

Keputusan PHK ini diumumkan pada Rabu (25/3/2026) dan berdampak pada berbagai divisi, mulai dari Reality Labs, Facebook, operasional global, rekrutmen, hingga penjualan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi efisiensi Meta di tengah perubahan fokus ke bidang kecerdasan buatan (AI).

“Tim di seluruh Meta secara rutin melakukan restrukturisasi atau perubahan, untuk memastikan berada dalam posisi terbaik untuk mencapai tujuan.”

“Jika memungkinkan, kami juga mencari peluang lain bagi karyawan terdampak,” kata juru bicara Meta.

Meski melakukan efisiensi, Meta di saat yang hampir bersamaan mengumumkan skema insentif baru bagi para petingginya.

Program ini memberikan opsi saham tambahan kepada sejumlah eksekutif, jika perusahaan berhasil mencapai target pertumbuhan tertentu, termasuk ambisi valuasi hingga 9 triliun dolar AS pada 2031.

Jajaran yang berpotensi menerima bonus tersebut meliputi Chief Technology Officer, Chief Product Officer, Chief Financial Officer, Chief Operating Officer, Vice President, Vice Chairman, hingga Chief Legal Officer.

Sementara, CEO Mark Zukerberg dilaporkan tidak termasuk dalam penerima opsi saham baru tersebut.

Menurut Meta, skema ini dirancang untuk menjaga daya saing di tengah ketatnya persaingan teknologi, khususnya dalam pengembangan AI.

Baca Juga: Meta dan Google Dihukum Bayar Ganti Rugi Rp101,59 Miliar dalam Kasus Remaja Kecanduan Medsos

Langkah kontras antara PHK dan pemberian insentif ini mencerminkan strategi besar perusahaan teknologi global, yang kini berlomba melakukan efisiensi sekaligus memperkuat investasi di sektor AI.

Sejak 2023, Meta gencar melakukan penghematan biaya sebagai bagian dari transformasi bisnisnya. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Klandestin: Sebuah Kisah Imajiner tentang Seorang Penyair
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Satu Keluarga di Jombang Hidup Bersama Belasan Ular Piton, Berawal dari Hobi Jadi Sumber Cuan
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Klaim AS sudah Mulai Bergerak Mengendalikan Selat Hormuz, Trump Membual Lagi?
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Tragis! Pasukan Perdamaian RI yang Tergabung di UNIFIL Wafat di Tengah Agresi Israel-Iran
• 10 jam laludisway.id
thumb
Tarif Logistik Darat Masih Tertahan Subsidi BBM, Risiko Kenaikan Mengintai
• 12 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.