Bintraco Dharma (CARS) Raup Laba Rp148,24 Miliar Sepanjang 2025

bisnis.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten otomotif PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk. (CARS) mencatatkan laba bersih Rp148,24 miliar sepanjang 2025. Meski positif, angkanya turun dua digit, sejalan dengan pendapatan yang menurun di hampir seluruh segmen usaha.

Berdasarkan laporan keuangan diaudit 2025, CARS membukukan koreksi pendapatan 23,49% year on year (YoY) menjadi Rp4,73 triliun. Kontributor pendapatan paling besar datang dari segmen otomotif yang menyumbang Rp4,65 triliun atau 98,4% dari total pendapatan. Pendapatan dari segmen ini turun 23,78% YoY.

Bila segmen otomotif dibedah lebih detail, pendapatan dari subsektor mobil turun 27,41% YoY menjadi Rp3,89 triliun dan subsektor sewa operasi turun 63,67% YoY menjadi Rp6,96 miliar. Selain itu, ada subsektor suku cadang yang naik 15,9% YoY menjadi Rp755,18 miliar. Kenaikan pendapatan dari subsektor ini tak mampu berkontribusi besar menopang kinerja CARS karena pangsanya hanya 15,9% dari total pendapatan perseroan.

Dua segmen lainnya selain otomotif adalah pembiayaan konsumen dan purnajual. Keduanya masing-masing turun 47,4% YoY menjadi Rp2,55 juta dan 0,53% YoY menjadi Rp76,46 miliar.

Baca Juga : Sinyal Pemulihan Pasar Otomotif, Momentum Lebaran Jadi Pendorong

Di sisi lain, beban pokok pendapatan yang dibukukan CARS sepanjang 2025 juga turun 24,67% YoY menjadi Rp4,09 triliun. Sektor otomotif menyumbang Rp4,01 triliun atau 98% dari total beban pokok pendapatan. Angka tersebut turun 25% YoY.

Apabila menjumlah selisih pendapatan bersih dengan beban pokok tersebut, didapatkan  data laba bruto CARS sepanjang 2025 mencapai Rp636,74 miliar. Angka ini turun 15% YoY dibandingkan Rp749,02 miliar pada periode 2024.

Berikutnya, dengan menghitung beban usaha sebesar Rp451,51 miliar, pendapatan lain-lain Rp311,30 miliar, beban lain-lain Rp221,07 miliar dan pos-pos lainnya, didapatkan bahwa laba usaha CARS mencapai Rp274,73 miliar. Angka ini terpangkas 26,78% YoY dibandingkan dengan laba usaha 2024 Rp375,22 miliar.

Dari sisi bottom line, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih tercatat sebesar Rp148,24 miliar. Laba bersih CARS tahun lalu terpangkas 29,6% YoY dibanding laba bersih 2024 mencapai Rp210,44 miliar.

Menilik neraca keuangan, CARS membukukan total aset sebesar Rp3,01 triliun, atau turun 14% YoY. Aset itu terdiri dari total ekuitas sebesar Rp1,33 triliun dan total liabilitas mencapai Rp1,67 triliun. Keduanya masing-masing naik 21% YoY dan turun 30% YoY. Bila ditilik postur utang perseroan, liabilitas jangka panjang turun 44,2% YoY menjadi Rp103,13 miliar dan liabilitas jangka pendek turun 28,9% YoY menjadi Rp1,57 triliun.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Hari Ini Turun, Ini Penyebab Utamanya
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kementan: Hilirisasi CPO Tekan Impor Solar dan Perkuat Ekonomi Nasional
• 22 menit lalurepublika.co.id
thumb
Daftar Lengkap Efisiensi DPR: AC-Listrik Mati Pukul 18.00 WIB, Naik Transmum Sampai Rapat Tanpa Snack
• 22 jam lalunarasi.tv
thumb
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Waka MPR Desak Keamanan Pasukan PBB
• 2 jam laludetik.com
thumb
Utilisasi Industri Tekstil Hanya 60 Persen, Pengusaha Beberkan Biang Keroknya
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.