Iran Tuduh Ukraina Terlibat Aktif dalam Agresi Militer AS dan Israel

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

New York: Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amir Saeid Iravani, menuduh Ukraina terlibat aktif dalam agresi militer yang dipimpin Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

Dalam surat yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Dewan Keamanan PBB, Iravani menyoroti pengakuan Kyiv terkait pengiriman “ratusan ahli” ke kawasan tersebut.

“Pengakuan Ukraina bahwa mereka telah mengirimkan ‘ratusan ahli’ ke kawasan, yang tampaknya untuk membantu beberapa negara Teluk Persia menghadapi Iran, pada hakikatnya merupakan bentuk dukungan finansial dan operasional terhadap agresi militer ilegal yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan rezim Israel terhadap Iran, yang dimulai pada 28 Februari 2026,” tulisnya.

Dikutip dari PressTV, Selasa, 31 Maret 2026, ia juga menegaskan bahwa Iran menolak seluruh tuduhan yang disampaikan oleh duta besar Ukraina di PBB, yang disebutnya tidak memiliki dasar bukti yang kredibel dan bertujuan mengalihkan perhatian dari konflik yang sedang berlangsung.

Menurut Iravani, tuduhan tersebut juga dimaksudkan untuk menutupi pelanggaran serius yang dilakukan terhadap warga sipil dan infrastruktur non-militer.

“Tindakan tersebut bukanlah kebetulan. Hal ini menunjukkan keterlibatan aktif dalam penggunaan kekuatan secara ilegal terhadap negara berdaulat dan menimbulkan kekhawatiran serius dalam kerangka hukum internasional, termasuk prinsip tanggung jawab negara dan larangan membantu tindakan yang melanggar hukum internasional,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa tindakan Ukraina melanggar prinsip dasar Piagam PBB, khususnya larangan penggunaan kekuatan sebagaimana tercantum dalam Pasal 2 ayat 4.

Selain itu, ia menyatakan upaya Ukraina untuk membenarkan atau menormalisasi serangan terhadap infrastruktur penting bertentangan dengan prinsip hukum humaniter internasional.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, juga menilai upaya mengaitkan konflik di Ukraina dengan perkembangan di Asia Barat sebagai kesalahan perhitungan yang sangat serius.

Menanggapi tawaran Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk memberikan bantuan militer kepada sekutu Amerika Serikat di kawasan, Baqaei berharap negara-negara di wilayah tersebut tidak terpengaruh.

Ia menyatakan harapan bahwa negara-negara tersebut cukup bijak untuk tidak memberikan ruang bagi pihak yang disebutnya telah menyeret negaranya sendiri ke dalam perang yang merusak selama beberapa tahun terakhir.

Baca juga:  Iran Kecam Zelensky, Tuduh Ingin Seret Negara Lain ke Konflik Ukraina


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Reaksi tegas Salmafina Sunan tanggapi cuitan Sherel Thalib mengenai masa lalu rumah tangganya
• 22 jam lalubrilio.net
thumb
280 Jembatan Perintis Rampung Dibangun
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Wamendagri Wiyagus Harap IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan yang Berkompeten
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Halalbihalal Polije Momentum Perkuat Dimensi Sosial Antar Sivitas Akademika
• 6 jam lalueranasional.com
thumb
Stok Elpiji 3 Kg di NTB Masih Aman
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.