Jember, ERANASIONAL.COM – Politeknik Negeri Jember (Polije) menunjukkan konsistensinya dalam menjaga keberlangsungan aktivitas akademik meski tengah menyelenggarakan Halalbihalal 1447 H pada Selasa (31/3). Kegiatan yang digelar secara hibrida ini dipusatkan di GOR Perjuangan ’45 Jember.
Direktur Polije, Saiful Anwar, memimpin langsung acara yang melibatkan seluruh civitas akademika dari enam lokasi kampus. Ia menegaskan bahwa koordinasi antar kampus, mulai dari Jember hingga Sabu Raijua di wilayah timur, tetap berjalan optimal.
“Hari ini kita melaksanakan halalbihalal secara serentak bagi seluruh keluarga besar Polije, baik secara luring maupun daring, mengingat tidak semua berada di lokasi yang sama,” ujarnya.
Manajemen kampus memandang perayaan 1 Syawal ini sebagai momentum penting untuk memperkuat hubungan sosial di lingkungan kampus. Seluruh civitas memanfaatkannya untuk saling memaafkan dan mempererat kerja sama demi kinerja institusi yang lebih solid.
“Momentum ini kita buka untuk seluruh keluarga besar dengan beragam keyakinan. Ini saatnya menghapus kesalahan dan kekhilafan dalam hubungan sosial kita,” tegasnya.
Di tengah suasana kebersamaan tersebut, Saiful juga menyoroti program strategis Kemdiktisaintek. Ia mengingatkan adanya dinamika isu global yang berpotensi memengaruhi kebijakan anggaran di Satker BLU Polije.
“Selain saling memaafkan, kita juga menyampaikan perkembangan program Kemdiktisaintek. Isu internasional bisa berdampak pada kebijakan belanja di Satker BLU,” jelasnya.
Meski melibatkan banyak pihak, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa, aktivitas akademik di kampus tetap berjalan normal. Proses belajar mengajar berlangsung seperti biasa tanpa terganggu oleh pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Pelaksanaan satu Syawal tetap berlangsung khidmat, namun tidak mengurangi keseriusan kita dalam menjalankan pembelajaran. Saya sudah meninjau langsung, aktivitas kampus tetap padat dan berjalan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.





