Minim Peluang, Jay Idzes Akui Lini Depan Timnas Indonesia Masih Tumpul

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengakui lini depan timnya masih kurang tajam. Minimnya peluang menjadi salah satu faktor yang membuat Tim Garuda gagal mencetak gol dalam pertandingan kontra Bulgaria.

Pada laga FIFA Series 2026 di Stadion GBK, Jakarta, Senin 30 Maret 2026 itu, Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor 0-1.

Baca Juga :
Usai Bela Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Fokus Bawa Lille ke Liga Champions
John Herdman Ungkap Alasan Mainkan Calvin Verdonk di Lini Tengah Timnas Indonesia

Usai pertandingan, Idzes menilai Timnas Indonesia masih perlu meningkatkan kualitas serangan, terutama dalam menciptakan peluang berbahaya.

“Kami bisa meningkatkan banyak hal. Tapi tentu kami masih bisa meningkatkan permainan menyerang, terutama dalam menciptakan peluang,” ujar Idzes kepada awak media, termasuk VIVA.co.id.

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Photo :
  • VIVA/Surya Aditiya

Menurutnya, secara keseluruhan tim sudah menunjukkan perkembangan di berbagai aspek permainan. Namun, efektivitas di lini depan dinilai masih belum maksimal sehingga peluang yang ada belum bisa dikonversi menjadi gol.

Dalam pertandingan tersebut, Indonesia harus kebobolan lewat gol penalti Marin Petkov pada menit ke-38. Penalti diberikan setelah Kevin Diks melakukan pelanggaran terhadap Zdravko Dimitrov di dalam kotak terlarang.

Bek Sassuolo itu juga menyoroti perlunya keseimbangan antara menyerang dan bertahan. Ia menilai tim sudah cukup baik dalam mengurangi peluang lawan, tetapi tetap membutuhkan peningkatan agar lebih solid dalam kedua fase permainan.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Photo :
  • Instagram/timnasindonesia

Lebih jauh, Idzes mengungkapkan bahwa saat ini tim masih dalam proses adaptasi dengan pelatih John Herdman. Ia menyebut banyak hal baru yang mulai diterapkan, dan tim berusaha menjalankannya sebaik mungkin di lapangan.

“Ini pertama kalinya dengan pelatih baru. Dia (John Herdman) punya banyak hal baru yang ingin diterapkan, dan saya pikir kami sudah melakukannya dengan cukup baik dalam banyak aspek,” katanya.

Baca Juga :
Pelatih Bulgaria: Timnas Indonesia seperti Tim Menengah Eropa
Timnas Indonesia Lebih Bagus dari Bulgaria
Kalah dari Bulgaria, Timnas Indonesia Justru Dipuji Bung Ropan: Dominan tapi Kurang Beruntung

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak PBB Rapat Dewan Keamanan Darurat
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
IMF Peringatkan Ancaman Stagflasi Global Imbas Perang Iran-AS
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Desa Manemeng Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan Lewat Program Desa BRILiaN Berbasis Gotong Royong
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
BNNP Sulsel Telusuri Dugaan Peredaran Narkoba di Lapas
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Jalan Mulus Bertahan di LIga 2: Usai Pesta Gol di Gawang Persipal Palu, PSIS Semarang Wajib Kalahkan Barito Putera
• 20 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.