China Mulai Ditinggalkan, Ramai-ramai Pindah ke Negara Ini

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Seorang pekerja memegang smartphone OPPO F1S di pabrik smartphone OPPO di Tangerang, Indonesia, 20 September 2016. REUTERS / Beawiharta / File Foto

Jakarta, CNBC Indonesia - India makin melesat menjadi pusat manufaktur elektronik dunia di tengah tren pergeseran investasi dari China. Pemerintah India baru saja menyetujui puluhan proposal investasi besar untuk memperkuat industri dalam negeri.

Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India pada Senin (30/3) mengumumkan persetujuan terhadap 29 proposal perusahaan dalam program manufaktur komponen elektronik. Total nilai investasi yang digelontorkan mencapai 71,04 miliar rupee atau setara Rp12,8 triliun.


Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar India untuk menarik investor global dan domestik, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor serta memperkuat rantai pasok.

Pemerintah juga tengah agresif memperluas kapasitas produksi dalam negeri untuk meningkatkan daya saing industri elektronik. Saat ini, sektor manufaktur elektronik India telah mencatatkan nilai produksi hingga US$125 miliar pada periode yang berakhir Maret 2025. Pemerintah India menargetkan angka tersebut melonjak hingga US$500 miliar pada tahun fiskal 2031.

Pilihan Redaksi
  • HP Buatan China Mulai Ditinggal, Raja Baru Sudah Muncul
  • AC Xiaomi Mendadak Laku Keras, Ramai Diserbu Warga Gara-gara Ini
  • RI Resmi Respons 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Teriak Ini ke DK PBB

Adapun proposal yang disetujui mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari manufaktur ponsel, telekomunikasi, elektronik konsumen, otomotif, hingga perangkat keras.

Salah satu yang mendapat lampu hijau adalah unit dari Dixon Technologies yang akan memproduksi modul display.

Sementara itu, Lohum Cleantech disetujui untuk memproduksi magnet permanen berbahan tanah jarang, yang disebut sebagai proyek pertama di India untuk jenis produksi tersebut.

Mengutip Reuters, pemerintah India juga dilaporkan tengah menyiapkan insentif baru untuk mendorong produksi lokal ponsel, seiring program sebelumnya yang akan berakhir pada Maret.

Kebijakan ini diperkirakan akan makin menarik raksasa teknologi global seperti Apple dan Samsung untuk memperluas investasi mereka di India.


(fab/fab) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: India & Prancis Perkuat Hubungan Melalui Teknologi-Perdagangan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hujan Gol di GBK, Saint Kitts and Nevis Segel Peringkat Ketiga FIFA Series 2026
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Trump Beri Sinyal "Palak" Negara Arab Buat Bayar Perang Lawan Iran
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Kedelai hingga Plastik Tahu di Jabar Melejit
• 1 jam lalukompas.id
thumb
KY Buka Pendaftaran 14 Calon Hakim, Cek Kursi yang Dibutuhkan
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Ahli: SPT Pajak Nadiem tak tunjukkan penerimaan dana Rp809 miliar
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.