JAKARTA, KOMPAS.TV - Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menembus level psikologis Rp17.000 per dolar AS.
Pelemahan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik, terutama ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Pengamat mata uang & komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan konflik di kawasan Timur Tengah berdampak langsung pada lonjakan harga minyak dunia.
Kondisi ini meningkatkan kebutuhan impor energi Indonesia, sehingga permintaan dolar AS meningkat dan menekan nilai tukar rupiah.
Baca Juga: Kuatkan Nilai Tukar Rupiah & Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BI Tahan Suku Bunga 4,75% | SAPA PAGI
Penulis : Dian-Septina
Sumber : Kompas TV
- rupiah
- nilai tukar rupiah
- konflik timur tengah
- iran vs israel
- rupiah ke dolar as
- dolar as




