Hapus Tato Gratis Kembali Digelar di Pangkep, Catat Lokasinya!

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR MAKASSAR — Yayasan Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan) kembali menggelar kegiatan hapus tato gratis di Jl Rumbia, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasate’ne, Pangkep, Minggu, 5 April mendatang.

Pembina Mahtan, dr Muh Ihsan Kitta, Sp.OT, mengungkapkan rasa syukurnya atas kembali terlaksananya program tersebut. Ia menyebut kegiatan ini merupakan kali kedua digelar di Kabupaten Pangkep.

“Kami merasa bersyukur kegiatan hapus tato bersama Yayasan Mahtan bisa kembali terlaksana di Kabupaten Pangkep. Ini merupakan kali kedua kegiatan ini digelar di daerah ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan hapus tato di Pangkep ini menjadi program perdana di tahun 2026, setelah sempat vakum beberapa bulan pasca Ramadan 1447 Hijriah.

“Ini adalah kegiatan hapus tato pertama di tahun 2026, setelah sebelumnya sempat libur beberapa bulan usai Ramadan,” tambahnya.

dr Ihsan berharap kegiatan yang kembali digelar untuk kedua kalinya ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang ingin mengikuti program tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa proses penghapusan tato tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan beberapa tahapan, bergantung jenis tinta, warna, serta ketebalan tato.

“Tidak ada hapus tato yang langsung hilang dalam satu kali tindakan. Semua bergantung jenis tinta dan ketebalan tato itu sendiri,” jelasnya.

Karena itu, peserta diharapkan bersabar dan tetap berdoa selama menjalani proses penghapusan tato.

Adapun persyaratan untuk mengikuti program ini, peserta diwajibkan melampirkan hasil pemeriksaan laboratorium seperti HBsAg, HIV, dan GDS, serta menyetorkan hafalan Surah Ar-Rahman atau surah-surah pendek.

Di akhir pernyataannya, dr Ihsan turut menyampaikan apresiasi kepada para donatur yang terus mendukung kegiatan sosial tersebut.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh donatur yang terus mendukung setiap kegiatan Mahtan. Semoga segala bantuan yang diberikan bernilai amal jariyah,” tutupnya. (twk)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur Pramono Anung Minta Maaf atas Lambatnya Perbaikan Zebra Cross di Tebet
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Harga Poliester Naik, Industri Tekstil Terdampak Konflik Timur Tengah
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Merasa Bersalah Jadi Micromanager: Beberapa Menteri Saya Pingsan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
LBH Jakarta: Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke TNI Prematur
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Jampidmil Ingin Buktikan Negara Tak Wajib Bayar Rp 306 M Proyek Satelit
• 4 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.