Trump: Rezim Iran Telah Berganti, Gelombang Kepemimpinan Ketiga adalah Wajah Baru

erabaru.net
3 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 30 Maret mengatakan bahwa Iran secara substansial telah menyelesaikan “pergantian rezim”. Ia menyebut kepemimpinan sebelumnya telah “hancur total” dan kini digantikan oleh kelompok baru yang dianggapnya “sangat rasional”.

Pada hari itu, Trump berbicara kepada wartawan di atas Air Force One. Ia mengatakan bahwa seiring perkembangan perang, struktur kekuasaan di Iran kini telah sepenuhnya berbeda dari sebelumnya. 

“Jika Anda melihat situasi saat ini, kita sebenarnya sudah mencapai pergantian rezim. Karena rezim sebelumnya telah dihantam dan dihancurkan, mereka semua sudah tiada,” katanya. 

Trump menambahkan bahwa gelombang kedua kepemimpinan Iran pada dasarnya juga telah runtuh, dan kini kekuasaan berada di tangan gelombang ketiga.

 “Gelombang ketiga ini adalah orang-orang baru yang sebelumnya belum pernah berinteraksi dengan kita. Mereka benar-benar berbeda. Saya rasa inilah yang disebut pergantian rezim, dan terus terang, mereka sekarang terlihat sangat masuk akal,” ujarnya. 

Dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei beserta puluhan pejabat inti dilaporkan tewas. Setelah itu, putranya, Mojtaba Khamenei, disebut-sebut diangkat sebagai pemimpin, namun tidak pernah muncul di publik. Ia dikabarkan terluka dalam serangan udara, dan kondisi hidup-matinya belum diketahui.

Trump juga mengungkapkan bahwa pemerintah Iran saat ini, untuk menunjukkan itikad baik, baru-baru ini mengirimkan sejumlah besar minyak mentah ke Amerika Serikat. “Empat hari lalu saya mengatakan menerima sebuah hadiah. Sekarang saya bisa mengatakannya, itu adalah hadiah ‘8 tambah 2’, yaitu 10 kapal tanker minyak. Hari ini mereka mengirim 20 kapal lagi, dan pengiriman akan dimulai besok.”

Trump menyatakan bahwa militer AS mungkin akan mengambil alih Pulau Kharg, yang merupakan pusat utama ekspor minyak Iran dan menangani hampir 90% ekspor minyak mentah negara tersebut—menjadi urat nadi ekonomi Iran.

“Kami mungkin akan mengambil alih Pulau Kharg, atau mungkin tidak. Kami punya banyak opsi,” kata Trump. Ia menambahkan bahwa jika operasi dilakukan, pasukan AS mungkin harus ditempatkan di sana untuk jangka waktu tertentu.

Terkait negosiasi antara AS dan Iran, Trump menunjukkan sikap optimistis. Ia mengungkapkan bahwa Iran telah menyetujui sebagian besar dari “proposal 15 poin” yang diajukan AS, termasuk tidak memiliki senjata nuklir.

Trump menegaskan bahwa pembicaraan antara kedua pihak berlangsung sangat lancar dan sedang menuju ke arah mengakhiri perang.

Hingga saat ini, serangan udara gabungan AS dan Israel terhadap Iran telah berlangsung selama sebulan, dan rezim Iran mengalami pukulan berat. Menurut laporan media, konflik internal serius juga terjadi di dalam pemerintahan Iran.

Media independen berbahasa Persia “Iran International” mengutip sumber yang mengetahui situasi tersebut, menyebutkan bahwa Presiden Iran Masoud Pezeshkian terlibat konflik sengit dengan komandan Islamic Revolutionary Guard Corps, Ahmad Vahidi dengan saling menyalahkan.

Pezeshkian secara terbuka mengkritik tindakan IRGC yang menembaki negara-negara tetangga dan sengaja meningkatkan ketegangan regional, yang mana menurutnya akan berdampak buruk jangka panjang terhadap ekonomi Iran. Ia menuntut agar semua keputusan terkait perang dikembalikan ke pemerintahan sipil, bukan dikendalikan oleh IRGC, namun permintaan tersebut ditolak oleh Vahidi.

Menurut sumber anonim, Pezeshkian pernah secara pribadi menyatakan bahwa jika gencatan senjata tidak dilakukan, ekonomi Iran bisa runtuh sepenuhnya dalam beberapa minggu.

Dalam sebuah video yang dirilis pada 7 Maret, Pezeshkian bahkan meminta maaf atas tindakan militer Iran yang “sembarangan menembak” ke negara tetangga dan memerintahkan penghentian aksi tersebut. Namun, IRGC mengabaikan perintah presiden dan kembali melancarkan serangan.

Dilaporkan oleh Luo Tingting/Disunting oleh Wen Hui


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sumardji ingatkan John Herdman soal "chemistry" di timnas Indonesia
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Heboh! Selebgram Clara Shinta Pergoki Suaminya VCS dengan Wanita Lain
• 9 jam lalueranasional.com
thumb
Bamsoet Kutuk Keras Serangan di Lebanon yang Gugurkan 3 Prajurit TNI
• 41 menit laludetik.com
thumb
Gubernur Jawa Tengah Rancang Kebijakan ASN Bersepeda ke Kantor untuk Tekan Konsumsi Energi
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Klarifikasi Baznas Bulukumba Soal Zakat Desa, Pengelolaan Tetap di UPZ
• 14 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.