BREBES, iNews.id – Polisi menangkap 10 pelajar SMK yang terlibat tawuran maut di Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Brebes, Jawa Tengah. Peristiwa tragis itu terjadi, Senin (30/3/2026) sore, dan viral di media sosial.
Insiden berdarah yang dipicu saling tantang di media sosial ini mengakibatkan seorang pelajar tewas mengenaskan dengan luka sabetan senjata tajam di bagian punggung.
Video amatir yang direkam oleh pengemudi truk saat melintas di lokasi kejadian viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak seorang remaja tergeletak tak berdaya di aspal usai terkena sabetan senjata tajam saat bentrokan terjadi.
Korban diketahui berinisial RZ (16), seorang pelajar SMK Muhammadiyah Bulakamba, Brebes. Nyawa korban tidak tertolong akibat luka parah yang dideritanya. Berdasarkan hasil autopsi dari Tim Biddokkes Polda Jateng pada Selasa siang, ditemukan luka robek yang sangat dalam di bagian punggung.
Baca Juga:Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Palembang Hari Ini, 11 Ramadan 1447 HMerespons kejadian tersebut, Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes bergerak cepat melakukan pengejaran. Hasilnya, 10 remaja yang sebagian besar masih berstatus pelajar berhasil diamankan petugas di lokasi persembunyian mereka.
Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa berbagai jenis senjata tajam yang digunakan saat tawuran berlangsung.
Wakapolres Brebes, Kompol Purbo Adjar Waskito, mengungkapkan bahwa motif di balik aksi tawuran ini adalah harga diri antar-kelompok. Para remaja ini awalnya saling ejek dan saling tantang melalui platform media sosial sebelum akhirnya bersepakat menentukan titik lokasi untuk bentrok.
"Aksi ini dipicu oleh saling tantang di media sosial. Kami sangat menyayangkan kejadian ini kembali terulang, apalagi melibatkan anak di bawah umur yang masih berstatus pelajar," kata Kompol Purbo Adjar Waskito, Selasa (31/3/2026).
Saat ini, 10 remaja tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Brebes untuk menentukan peran masing-masing dalam insiden yang menewaskan satu orang tersebut.
Polisi juga mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi pergaulan anak-anak mereka, terutama dalam penggunaan media sosial.
#jateng



