Kisah Heroik Pasukan Hantu Laut TNI Dibombardir Tank Merkava Israel di Lebanon

okezone.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Perang Israel dengan Hizbullah memakan korban ribuan orang tewas. Situasi di Lebanon bahkan saat ini sangat mencekam. Serangan Israel juga mengakibatkan pasukan perdamaian menjadi korban.

Prajurit Marinir TNI AL yang bergabung dalam Satgas Kontingen Garuda TNI UNIFIL Lebanon mempunyai pengalaman menegangkan saat bertugas di daerah konflik Lebanon.

Pratu Marinir Egy Arifianto dan Praka Nofrian Syahputra membagikan pengalamannya ketika berjaga di perbatasan Lebanon atau tepatnya di tower pengamatan 14 di sektor Naqoura.

Baca Juga :
3 Prajurit TNI Tewas Akibat Serangan Israel, RI Harus Tarik Pasukan dari Lebanon Seperti Italia

Bahkan, keduanya sempat menjadi korban serangan Tank Merkava Israel pada 10 Oktober 2025. Saat itu, eskalasi antara tentara Israel dan Hizbullah meningkatkan di level tiga. Sejak pagi kata Egy, dua tank Isreal telah keluar dari Blue Line (Garis Biru).

"Setelah 2 Merkava tersebut keluar dari Israel, dari tembok Blue Line tersebut, kami melaporkan kepada satuan atas. Dari satuan atas agar kami tetap memonitoring dari pergerakan Merkava tersebut," kata Egy di Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, jam 1 siang, 2 unit Tank Merkava kembali keluar dari tembok Blue Line yang sudah dijebol. Total 4 Merkava stand by di depan tembok Blue Line tersebut," sambungnya.

Baca Juga :
3 Prajurit TNI Tewas Termasuk Kopassus Akibat Serangan Israel, Ini Reaksi Tegas Jenderal Baret Merah

Dia menyampaikan bahwa setiap jamnya intensitas kedua belah pihak semakin tegang hingga akhirnya saling melakukan serangan. Di balik ketegangan itu, dia tetap melakukan monitoring agar tak terjadi pelanggaran di wilayah sektor Naqoura.

"Merkava tersebut mulai mendekat ke arah kami dan pukul sekitar 5 sore itu intensitas serangan semakin panas dan semakin tinggi. Disusul dengan tembakan artileri dan air strike dari pihak Israel kemudian dari Hizbullah melaksanakan membalas dengan tembakan artileri ataupun tembakan ringan sebagainya," ujarnya.

 

Baca Juga :
Kopassus Berduka! Kapten Zulmi Aditya Gugur di Lebanon saat Jemput Jenazah Anak Buah, Ini Kronologinya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Soroti Tender yang Hasilkan Mutu Tidak Layak, Dedi Mulyadi Minta Anggaran Dipakai Bangun Trotoar Estetik
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Nikita Mirzani Sempat Jatuh Sakit di Rutan, Kuasa Hukum Bantah Kepikiran Putusan Kasasi MA
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi, Airlangga: Maksimal 50 Liter per Hari
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman, Melebihi Standar Nasional
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Inalum Catat Laba Bersih Rp 2,4 Triliun, Naik 15 Persen
• 11 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.