Pemerintah memastikan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap hari Jumat tidak akan mengganggu pelayanan publik maupun aktivitas sektor keuangan, termasuk perbankan dan pasar modal.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemilihan hari Jumat dilakukan karena durasi jam kerja lebih singkat dibandingkan hari kerja lainnya.
"Kita pilih hari Jumat karena memang hari Jumat kan setengah. Artinya tidak sepenuh dari Senin sampai dengan Kamis, tetapi pelayanan publik itu tetap berjalan,” kata Airlangga dalam jumpa pers virtual, Selasa (31/3).
Airlangga menegaskan, berbagai aktivitas produktif tetap akan berlangsung normal meski ASN bekerja dari rumah satu hari dalam sepekan, salah satunya sektor pasar modal.
"Kegiatan produktif termasuk perbankan, pasar modal dan yang lain itu tetap berjalan. Dan itu dipersilakan untuk yang di kantornya mereka mengatur dengan aplikasi tertentu, dan aplikasi tertentu di pemerintahan sudah digunakan," ujarnya.





