Pemerintah Terapkan WFH untuk ASN Setiap Hari Jumat, Apa Alasannya?

narasi.tv
12 jam lalu
Cover Berita

Kebijakan kerja dari rumah (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang diterapkan setiap hari Jumat bertujuan untuk meningkatkan efisiensi energi di tengah tantangan global yang dihadapi saat ini.

Hal ini dinyatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang menekankan bahwa langkah ini juga bertujuan untuk mengurangi beban lalu lintas dan mendukung upaya penghematan energi.

"Penerapan WFH bagi ASN di instansi pusat dan daerah yang dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu, yaitu setiap hari Jumat," ujar Airlangga Hartarto dalam sebuah konferensi pers daring, Selasa (31/3/2026).

Implementasi kebijakan ini diatur dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri.

ASN di pusat dan daerah diwajibkan untuk melaksanakan WFH pada hari Jumat, dengan tetap menjaga kelancaran pelayanan publik. Pengaturan ini memastikan bahwa meskipun ASN bekerja dari rumah, pelayanan vital tetap berlangsung tanpa gangguan.

Dampak pada pelayanan publik cukup signifikan, di mana kegiatan layanan tetap berjalan meskipun ada pengurangan jumlah ASN yang hadir di kantor secara fisik. Setiap instansi diminta untuk merancang sistem agar kebijakan ini tetap mendukung produktivitas organisasi.

"Pelayanan publik tetap berjalan dan kegiatan produktif termasuk perbankan, pasar modal, dan yang lain tetap berjalan. Itu dipersilakan yang di kantornya mengatur dengan aplikasi tertentu," imbuh Airlangga.

Baca Juga:Panitia umumkan hasil SNBP 2026, 178.981 Peserta Lolos. Ini Cara Cek Hasilnya

Alasan Pemilihan Hari Jumat

Pemilihan hari Jumat sebagai hari WFH didasari oleh fakta bahwa beban kerja pada hari tersebut tidak seberat hari-hari lainnya seperti Senin hingga Kamis. Sejumlah kementerian telah menerapkan pola kerja yang sama selama masa pandemi COVID-19 yang menunjukkan bahwa produktivitas dapat terjaga meskipun ada penyesuaian hari kerja.

"Mengapa dipilih Jumat? Karena memang sebagian kementerian telah melakukan itu, kerja 4 hari dalam satu minggu dengan aplikasi, ini pasca daripada COVID kemarin," terang Airlangga terkait alasan dipilihnya hari Jumat yang sempat diperdebatkan.

"Kita pilih hari Jumat karena memang setengah, artinya tidak sepenuh dari Senin sampai Kamis. Tetapi pelayanan publik itu tetap berjalan," imbuhnya.

Dengan menerapkan WFH sekali seminggu, pemerintah berharap dapat menciptakan keseimbangan yang lebih baik antara pekerjaan dan kehidupan pribadi ASN. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya lebih besar untuk efisiensi energi dan penghematan sumber daya berupa penyederhanaan proses kerja.

Baca Juga:Penyaluran KIP Kuliah Kini Gunakan DTSEN, Memastikan Bantuan Tepat Sasaran

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Inflasi Umum Diprediksi Turun meski Harga Pangan Melonjak, Apa Sebabnya?
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Tak Dibantu di Perang Iran, Trump Pertimbangkan AS Keluar dari NATO
• 34 menit lalukatadata.co.id
thumb
Purbaya Klaim APBN Masih Aman, Ada Uang Cadangan SAL Rp 420 Triliun
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Usai Lebaran, Mensos Ingatkan Persiapan Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi Korsel Grand Order of Mugunghwa
• 2 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.