Mercedes-Benz Akan Investasi Rp67,7 Triliun di Pabrik SUV Alabama AS

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

Perusahaan tersebut memindahkan hingga 500 pekerjaan dari berbagai lokasi di seluruh negeri ke pusat penelitian.

Mercedes-Benz Akan Investasi Rp67,7 Triliun di Pabrik SUV Alabama AS

IDXChannel — Produsen mobil Jerman Mercedes-Benz akan menginvestasikan USD4 miliar (sekitar Rp67,7 triliun) di pabrik Alabama, Amerika Serikat (AS) hingga 2030.

Ini dilakukan untuk meningkatkan produksi SUV sebagai upaya untuk mengatasi tarif otomotif AS yang signifikan.

Baca Juga:
Mantan Bos Mercedes-Benz Kini Pimpin Ford Indonesia

Secara total, produsen mobil mewah Mercedes-Benz mengatakan pihaknya berencana untuk menginvestasikan lebih dari USD7 miliar (sekitar Rp118,6 triliun) dalam operasi di AS dalam beberapa tahun mendatang.

Perusahaan tersebut memindahkan hingga 500 pekerjaan dari berbagai lokasi di seluruh negeri ke pusat penelitian dan pengembangan baru yang canggih di Atlanta.

Baca Juga:
Penjualan Mercedes-Benz Turun di Kuartal III-2025 Imbas Tarif AS dan Persaingan di China

Dilansir dari Reuters (31/3/2026), Mercedes-Benz tahun lalu mengatakan akan memindahkan produksi SUV GLC dari Jerman ke Tuscaloosa, Alabama.

Pada bulan Februari, Mercedes mengatakan laba operasi grup turun lebih dari setengahnya menjadi 5,8 miliar euro (sekitar Rp112,7 triliun), sebagian karena biaya tarif sebesar 1 miliar euro (sekitar Rp19,4 triliun).

Baca Juga:
Laba Mercedes-Benz Anjlok Hampir 50 Persen pada 2025

Dengan hal tersebut, Mercedes melaporkan penjualan mobil penumpang di AS naik 1 persen menjadi 303.000 unit tahun lalu.

CEO Mercedes Amerika Utara Jason Hoff  mengatakan, rencana pemindahan GLC sebagian disebabkan oleh tarif di mana para produsen mobil menghadapi tarif tinggi yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump terhadap kendaraan dan suku cadang impor.

Baca Juga:
BNI (BBNI) Umumkan Pemenang Tahap II Rejeki wondr, Hadiah Mercedes-Benz hingga Ratusan Motor

"Memiliki produksi lokal untuk produk-produk dengan volume terbesar sangat masuk akal dari sudut bisnis," kata Hoff.

(Eugenia Siregar)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon Diminta Dibawa ke Mahkamah Internasional
• 4 jam laludetik.com
thumb
Bahlil Sebut Jenis BBM Ini Harganya Bakal Naik dalam Waktu Dekat
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Menaker Resmi Umumkan Swasta, BUMN, dan BUMD WFH 1 Hari dalam Sepekan 
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Hadirkan Program Bedah Rumah Gratis, Begini Wujud Nyata Kepedulian TASPEN Group bagi ASN dan Masyarakat
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Presiden Prabowo Tiba di Seoul, Disambut Hangat dan Penuh Kebanggaan oleh Diaspora Indonesia
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.