IHK Maret 2026 Terkendali di 0,41 Persen, Bensin dan Ongkos Mudik Sumbang Inflasi

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Laju inflasi pada Maret 2026 tetap terkendali meski bertepatan dengan momen Ramadan dan Lebaran. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulanan sebesar 0,41 persen, lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1,65 persen.

Capaian ini berada di bawah pola lima tahun terakhir, di mana inflasi hampir selalu meningkat pada periode Ramadan dan Lebaran.

Baca Juga
  • Harga BBM tak Naik, Masyarakat Diingatkan Bijak Gunakan Energi
  • Industri Pengolahan Dongkrak Ekspor, Surplus Perdagangan RI Tetap Terjaga
  • Surplus Perdagangan Berlanjut, tapi Impor Melonjak 14 Persen  

“Berdasarkan historis lima tahun terakhir, selalu terjadi inflasi pada momen Ramadan dan Lebaran, kecuali pada 2025,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam jumpa pers Berita Resmi Statistik, Rabu (1/4/2026).

Meski lebih rendah, tekanan harga tetap terjadi, terutama pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Komoditas seperti beras, daging ayam ras, telur ayam ras, serta cabai rawit menjadi pendorong utama inflasi.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Selain itu, meningkatnya mobilitas masyarakat selama arus mudik turut mendorong kenaikan harga pada sektor transportasi.

“Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar pada kelompok ini adalah bensin dan tarif angkutan antarkota,” ujar Ateng.

Namun, tidak semua komponen mengalami kenaikan. Tarif angkutan udara justru memberikan andil deflasi terhadap inflasi umum, sehingga membantu menahan laju kenaikan harga selama periode Lebaran.

Secara kumulatif, inflasi tahun kalender hingga Maret 2026 tercatat sebesar 0,94 persen. Adapun secara tahunan, inflasi mencapai 3,48 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

BPS menjelaskan, kenaikan inflasi tahunan tersebut salah satunya dipengaruhi efek basis rendah pada 2025, saat adanya kebijakan diskon tarif listrik yang menekan harga pada periode tersebut.

Di tingkat wilayah, hampir seluruh provinsi mengalami inflasi. Papua Pegunungan mencatat inflasi tertinggi sebesar 2,57 persen, sementara Maluku mengalami deflasi terdalam sebesar 0,75 persen.

Dengan inflasi yang tetap terkendali di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat selama Lebaran, tekanan harga pada awal tahun ini dinilai masih sejalan dengan kondisi ekonomi secara umum.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Terkesan Disambut Upacara Militer di Korsel
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Inggris Tembak Jatuh Drone Iran, Spanyol Tutup Wilayah Udara bagi Jet Tempur AS
• 39 menit laluerabaru.net
thumb
Trump Ancam Hancurkan Infrastruktur Energi Iran Jika Negosiasi Gagal
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Pengusaha Plastik Tahan Pesanan Baru di Tengah Lonjakan Harga Bahan Baku
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Pemerintah Batasi Pembelian BBM Subsidi, Airlangga: Maksimal 50 Liter per Hari
• 20 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.