Trump: Pasukan AS Akan Ditarik dari Iran dalam 2-3 Pekan ke Depan

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

Donald Trump Presiden Amerika Serikat (AS) menyatakan pasukan yang berada di Iran akan ditarik kembali dalam dua hingga tiga pekan ke depan, menandakan selesainya serangan AS terhadap Iran.

“Yang harus saya lakukan hanya meninggalkan Iran, dan kami akan segera melakukannya. Kami akan segera pergi, mungkin dua minggu, mungkin tiga minggu,” ujar Trump, Selasa (31/3/2026) waktu setempat.

Melansir Antara, Trump juga menyebutkan negara Eropa seperti Prancis yang terdampak konflik AS-Israel dengan Iran dan menimbulkan blokade de facto pada Selat Hormuz, dapat membela negaranya sendiri tanpa AS.

“Jika Prancis atau negara lain ingin mendapatkan minyak atau gas, mereka akan melalui Selat (Hormuz). Mereka akan mampu membela diri sendiri. Saya pikir itu akan sangat aman, tetapi kami tak ada hubungannya dengan itu,” ucapnya, dilansir dari Antara.

Untuk diketahui, AS dan Israel telah melancarkan serangan kepada sejumlah target di Iran sejak 28 Februari. Serangan balasan dari Iran dilancarkan menggunakan drone dan rudal ke Israel serta fasilitas militer AS di beberapa negara-negara Teluk.

Imbas konflik tersebut adalah blokade de facto Selat Hormuz yang berakibat pada kenaikan harga energi dan gangguan pelayaran di perairan tersebut. (ant/vve/bil/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara Mencadangkan Data HP iPhone dan Android Secara Aman & Praktis
• 49 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Standar sebagai Benteng untuk Melawan Serbuan Produk Impor di Era E-Commerce
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Tegaskan Sekolah Tak Ada WFH, Belajar Mengajar Tetap Berlangsung Tatap Muka
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Kasus mayat dalam freezer, Polisi tangkap penadah barang milik korban
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Mendagri Tito Terbitkan SE, Atur Ketentuan WFO dan WFH bagi ASN Pemda
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.