UPTD PPRSA Inang Matutu Raih Nilai Tertinggi dalam Penilaian Ombudsman Sulsel

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meraih Opini Kualitas Tinggi dalam Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2025 oleh Ombudsman Republik Indonesia.

Pada tahun 2025 ini, Ombudsman menerapkan metode baru melalui Penilaian Maladministrasi berdasarkan Peraturan Ombudsman RI Nomor 61 Tahun 2025. Penilaian ini berfokus pada potensi dan praktik maladministrasi dalam penyelenggaraan layanan publik.

Dalam penilaian 2025, Ombudsman mengambil tiga lokus di lingkup Pemprov Sulsel, yakni Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi, Dinas Pendidikan, serta UPTD Pusat Pelayanan Rehabilitasi Sosial Anak Usia Dini Inang Matutu pada Dinas Sosial.

Adapun hasil penilaian masing-masing lokus yakni:

Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi: 84,76
Dinas Pendidikan: 72,21
UPTD Pusat Pelayanan Rehabilitasi Sosial Anak Usia Dini Inang Matutu: 87,77

Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sulawesi Selatan, Jayadi, mengatakan capaian Opini Kualitas Tinggi ini menjadi indikator positif sekaligus bahan evaluasi berkelanjutan.

“Berdasarkan hasil penilaian Ombudsman tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah berada pada Opini Kualitas Tinggi. Hasil ini akan menjadi bahan evaluasi dan pembinaan secara berkelanjutan terhadap perangkat daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulsel, Ismu Iskandar, menegaskan capaian tersebut merupakan titik awal untuk peningkatan ke depan.

“Pelayanan publik di lingkup Pemprov Sulsel tahun 2025 mendapatkan Opini Kualitas Tinggi dari Ombudsman Republik Indonesia. Hasil ini merupakan baseline untuk opini selanjutnya, karena secara kuantitatif masih terdapat rentang yang cukup jauh menuju opini kualitas tertinggi,” kata Ismu, Rabu, 1 April.

Ia juga menekankan perlunya perhatian lebih serius dari pemerintah daerah, khususnya dalam tata kelola penanganan pengaduan di setiap unit layanan.

“Untuk itu ombudsman tetap menyarankan perhatian yang lebih serius dari pemprov. Untuk meningkatkan kualiatas pelayanan publik yang ada, terutama tata kelola penanganan pengaduan di masing-masing unit layanan, terutama dinas pendidikan. Sulsel dengan segala posisi strategisnya, diharapkan dapat menjadi barometer penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas, terutama di KTI,” pungkasnya. (uca)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Modus Dukun Pengganda Uang Terungkap, Nekat Cetak Ratusan Juta Rupiah Duit Palsu
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Kumpulan Link Twibbon Jumat Agung 2026, Cocok Diunggah di Medsos!
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Didik Anak Mandiri, Atalarik Syach Terapkan Pola Asuh Tanggung Jawab Sejak Dini
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Diduga Kesal Antre BBM, Pengendara Motor Aniaya Pegawai SPBU
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Angka Kecelakaan Turun saat Mudik Lebaran 2026, Kapolri Apresiasi Korlantas
• 1 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.