Grid.ID - Atalarik Syach mengungkapkan pola asuh yang diterapkannya dalam membesarkan anak-anaknya. Ia menekankan pentingnya kemandirian dan tanggung jawab sejak usia dini.
Menurut Atalarik, anak-anak perlu diberi ruang untuk belajar mengatur diri sendiri. Namun, kebebasan tersebut tetap disertai dengan batasan yang jelas.
“Lebih ke bebas tapi tanggung jawab,” ungkap Atalarik Syah dikutip Grid.ID dari Youtube Reyben Entertainment, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa setiap anak memiliki wilayah tanggung jawab masing-masing. Salah satunya terlihat dari kebiasaan mengurus kamar pribadi mereka.
Atalarik menilai hal sederhana seperti merapikan kamar bisa melatih disiplin. Dari sana, anak-anak belajar memahami peran dan kewajiban mereka.
“Kamar mereka, mereka yang beresin,” kata Atalarik.
Ia juga menekankan pentingnya membedakan antara kewajiban dan tanggung jawab. Hal ini menurutnya menjadi dasar penting dalam membentuk karakter anak.
Atalarik tidak ingin anak-anak hanya bergantung pada orang lain. Ia ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan mampu mengambil keputusan.
“Kewajiban dan tanggung jawab harus paham,” tegas Atalarik.
Dalam hal pendidikan, ia juga memberikan kebebasan kepada anak-anak untuk menentukan pilihan. Namun, ia tetap mengingatkan bahwa proses belajar harus datang dari kemauan sendiri.
Menurutnya, tidak ada pihak lain yang bisa memaksakan ilmu masuk ke dalam diri seseorang. Semua kembali pada niat dan usaha masing-masing individu.
“Belajar itu harus dari kemauan sendiri,” ujarnya.
Atalarik berharap pola asuh ini bisa membentuk karakter anak yang kuat. Ia ingin anak-anaknya tumbuh dengan nilai-nilai positif dalam kehidupan.
Ia pun menegaskan bahwa peran orang tua adalah mengarahkan, bukan memaksakan. Baginya, pendekatan ini lebih efektif dalam jangka panjang. (*)
Artikel Asli




