Memancing di Sungai Ciliwung, khususnya di kawasan Jembatan Kampung Melayu, kini sering berujung pada kekecewaan. Para pemancing mengeluh karena tangkapan mereka akhir-akhir ini didominasi ikan sapu-sapu.
Adi, salah satu pemancing setempat, menceritakan rasa frustrasinya karena belakangan ini sulit mendapatkan ikan yang layak.
"Dulu sih enak banget mancing di sini, tapi sekarang jadi sering zonk aja gitu. Hampir semua jenis ikan yang saya dapet ikan sapu-sapu," ujarnya saat ditemui kumparan, Rabu (1/4).
Bikin Rusak Alat Pancing
Bukan cuma bikin malas memancing, ikan berkulit keras ini juga sering kali membawa kerugian karena merusak alat pancing. Tenaga tarikan dan sisiknya yang kasar membuat peralatan para pemancing cepat rusak.
"Iya, ikan jenis gini bikin senar pancingan cepet aus. Gak ada nilai jualnya, ikannya aja udah jelek, tercemar," tambah Adi.
Hal senada juga diungkapkan oleh Agus, pemancing lainnya. Ia menyebut alat pancingnya kini sering jadi korban ikan invasif tersebut.
"Sering rusak, alat pancing juga jadi gampang rusak kalau mancing sekarang. Kalau dapet ikan jenis begitu ya kadang dibuang lagi, gak ada yang mau," tuturnya.





