Grid.ID - Komedian Marshel Widianto baru saja mendapatkan pelajaran berharga soal kesehatan. Dikenal sebagai salah satu artis dengan jadwal padat, Marshel Widianto membawa kabar tentang perubahan besar dalam prinsip hidupnya.
Hal ini rupanya dipicu oleh ujian bertubi-tubi yang menghantam keluarganya baru-baru ini. Tak main-main, Marshel dan sang istri, Yansen Indiani alias Cesen eks JKT48, harus menghabiskan waktu selama dua bulan di rumah sakit untuk menjalani operasi secara bergantian.
Diketahui Marshel dan Cesen menikah secara tertutup pada Februari 2022 lalu. Dari pernikahan tersebut, mereka telah dikaruniai dua orang putra, yakni Archie Hermawan Farid Gilandy Widianto dan Archie Hermawan Farid Gilandy Widianto. Kesibukan mengejar materi demi dua buah hatinya yang masih balita itu ternyata sempat membuat Marshel tak mendengar akan protes sang istri.
"Benar-benar dua bulan kita full di rumah sakit. Habis dari istri saya, baru habis itu saya. Benar-benar sama sekali nggak keluar dari rumah sakit, di rumah sakit terus," kata Marshel Widianto saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Marshel mengakui bahwa selama ini ia terlalu menggebu-gebu bekerja dari pagi ke pagi hingga melupakan waktu untuk istri dan anak. Kondisi sakit yang mengharuskannya naik meja operasi seolah menjadi tamparan keras sekaligus momen istirahat paksa untuk memperbaiki komunikasinya dengan Cesen.
"Selama ini nggak bisa ngobrol dari hati ke hati, jadi akhirnya bisa ngobrolnya di rumah sakit gitu loh. Benar-benar setelah badai ada pelangi gitu, benar-benar enak banget," tuturnya.
"Kalau dulu tuh gua benar kerja terus, ya sama anak-anak ya sisanya aja, seadanya aja gitu. Jadi ya akhirnya enak tuh. Jadi akhirnya sekarang gua benar-benar nikmatnya minta ampun," imbuh pria kelahiran 1996 ini.
Kini, sang komedian tak lagi mau mengabaikan kebahagiaan rumah tangga. Ia mulai membatasi jam kerja dan lebih selektif dalam mengambil tawaran syuting.
"Membatasi waktu untuk bekerja gitu. Nggak semuanya gua ambil. Kalau dulu buset dari pagi ke pagi gua ambil. Kalau masih bisa melek, kerja. Kalau sekarang tahan dulu lah," tegasnya.
Marshel juga blak-blakan mengakui bahwa transformasi hidupnya ini adalah jawaban dari doa dan komplain Cesen yang selama ini ia abaikan.
"Sebenarnya komplain udah dari dulu, tapi gua nggak pernah dengar," aku Marshel.
Belajar dari pengalaman pahit hampir kehilangan nyawa dan melihat sang istri berjuang sembuh dari operasi tulang belakang, Marshel kini memiliki visi baru sebagai kepala rumah tangga. Ia sadar bahwa pada akhirnya, bukan kemewahan yang dicari, melainkan kehangatan keluarga saat kondisi terpuruk sekalipun.
"Ternyata kita mau cari ke mana-mana pun ya baliknya ke keluarga tetap," pungkasnya.(*)
Artikel Asli



