3 TNI Tewas Diserang Israel di Lebanon, SETARA: Ini Pelanggaran Serius Hukum Internasional

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Suasana rumah duka almarhum Praka Farizal Rhomadhon, anggota TNI yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon. (Sumber: Hery Sidik/Antara)

JAKARTA, KOMPAS.TV - SETARA Institute mengecam keras serangan militer Israel yang mengakibatkan tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian Indonesia gugur di Lebanon Selatan.

Direktur Eksekutif SETARA Institute Halili Hasan mengatakan serangan militer Israel tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

“Aksi militer Israel tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional, melemahkan pelaksanaan mandat dalam misi UNIFIL, dan mengganggu upaya menjaga stabilitas dan perdamaian di Lebanon Selatan,” ucap Halili dalam keterangan resminya yang diterima Kompas TV, Rabu (1/4/2026).

Halili menambahkan, secara substantif, serangan pasukan militer Israel tersebut melanggar prinsip perlindungan personel penjaga perdamaian yang diatur dalam Kovensi Jenewa 1949.

Lalu, melawan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 tahun 2006, dan mengancam perdamaian dunia dengan melemahkan kepercayaan terhadap mekanisme global negara-negara beradab.

"PBB harus menjamin ketidakberulangan (principle of nonrepetition) dengan menjaga keamanan personel penjaga perdamaian, memberikan perlindungan penuh kepada mereka, serta mengecam keras dan memberikan sanksi terhadap pelanggaran serius yang dilakukan oleh pasukan militer Israel,” tutur Halili.

Baca Juga: Pengamat: Secara Netral, Indonesia Harus Keluarkan Statement Terkait Perang AS-Israel dengan Iran

"Pemerintah RI dan otoritas UNIFIL untuk mendesak PBB agar melakukan penyelidikan menyeluruh dan transparan dengan akuntabilitas penuh sesuai dengan hukum humaniter dan hukum internasional."

Selain itu, kata Halili, peristiwa ini harus menjadi momentum bagi Pemerintah dan TNI untuk memperkuat mekanisme perlindungan terhadap personel penjaga perdamaian di kawasan konflik dengan risiko eskalasi tinggi.

Dalam konteks itu, SETARA Institute mendorong Pemerintah Indonesia dan TNI untuk mengambil langkah konkret dalam menjamin perlindungan personel.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • 3 tni tewas diserang
  • israel serang tni
  • 3 tni gugur
  • setara institusi
  • serangan keji israel
  • halili hasan
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menaker Ungkap Daftar Sektor Usaha yang Dikecualikan dari Kebijakan WFH
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
IHSG Ditutup Naik Dipicu Sinyal Deeskalasi Konflik Timur Tengah
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Turki Akhiri Penantian 24 Tahun Usai Taklukkan Kosovo dan Lolos ke Piala Dunia 2026
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Stunting Masih Jadi Ancaman, Wamen PPPA Dorong Integrasi Layanan Anak Usia Dini
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Aturan Baru BBM Per 1 April: Pembatasan Pertalite 50 Liter Mulai Berlaku, Cek Kriteria Kendaraannya!
• 17 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.