EtIndonesia. Sebuah kapal tanker milik Kuwait yang membawa muatan penuh minyak mentah diserang oleh Iran pada Senin (30 Maret) saat sedang berlabuh di Pelabuhan Dubai, Dubai. Kapal tersebut terbakar dan mengalami kerusakan, namun tidak ada korban luka.
Media Dubai melaporkan bahwa tim pemadam kebakaran laut sedang berupaya mengendalikan api. Data menunjukkan bahwa kapal tanker yang membawa 2 juta barel minyak mentah ini bertujuan ke Qingdao.
Kantor berita Kuwait mengutip perusahaan milik negara Kuwait Petroleum Corporation yang menyatakan : “Kapal tanker minyak mentah besar milik Kuwait ini diserang secara langsung dan bersifat bermusuhan oleh Iran di area jangkar Pelabuhan Dubai, Uni Emirat Arab.”
Kantor media Dubai menyatakan bahwa seluruh 24 awak kapal tidak mengalami luka.
Sementara itu, militer Kuwait juga mengunggah pernyataan di platform X bahwa sistem pertahanan udara sedang merespons “serangan rudal dan drone yang bersifat bermusuhan”.
Pihak resmi Kuwait pada hari ini (31 Maret) menyatakan bahwa kapal tanker berbendera Kuwait, Al Salmi, mengalami kerusakan dan kebakaran setelah diserang Iran. Api kini telah berhasil dipadamkan, namun masih ada risiko kebocoran minyak.
Menurut data dari Lloyd’s List Intelligence dan lembaga pemantau pengiriman tanker TankerTrackers, kapal tanker tersebut membawa 2 juta barel minyak mentah dari Kuwait dan Arab Saudi, dengan tujuan akhir Qingdao, Tiongkok.
Hingga saat ini, pejabat Iran belum memberikan tanggapan atas insiden tersebut. (Hui)
Sumber : NTDTV.com




