Puluhan Ribu Relawan Lintas Lembaga Bahu-Membahu Pulihkan Sumatera

viva.co.id
23 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi cerminan kuat semangat gotong royong nasional. Puluhan ribu personel dari berbagai kementerian dan lembaga, aparat TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga relawan kemanusiaan non—pemerintah terus bekerja bersama di lapangan, memastikan setiap tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan beriringan.

Sejak fase awal penanganan, pengerahan personel dilakukan secara besar-besaran melalui mobilisasi nasional. Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan keterlibatan lintas sektor menjadi kunci percepatan penanganan di wilayah terdampak.

Baca Juga :
3 Jenis Jembatan Darurat Ini Rajut Kembali Konektivitas di Wilayah Terdampak
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

“Mobilisasi dari awal yang dilakukan oleh pemerintah itu sudah mobilisasi nasional yang dipimpin langung Bapak Presiden. totalnya saat itu mencapai sekitar 92 ribu personel dari semua kementerian dan lembaga, belum termasuk relawan non-pemerintah,” ujar Tito di Jakarta, Rabu, 25 Maret 2026.

Memasuki fase rehabilitasi, jumlah personel disesuaikan dengan kondisi yang semakin terkendali. Data Satgas PRR pada 31 Maret 2026 mencatat 23.618 personel lintas kementerian/lembaga dan sekolah kedinasan masih bertugas di wilayah terdampak bencana. Pe

Keterlibatan relawan lintas lembaga ini terlihat nyata dalam berbagai sektor pemulihan. Pembangunan hunian sementara (huntara) menjadi salah satu contoh nyata kolaborasi tersebut. Selain dikerjakan oleh pemerintah melalui BNPB, Kementerian PU, dan dukungan TNI-Polri, pembangunan juga melibatkan berbagai organisasi masyarakat dan lembaga filantropi seperti Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, serta berbagai yayasan kemanusiaan lainnya. 

Hingga 31 Maret 2026, progres pembangunan huntara telah mencapai sekitar 84 persen, dengan 16.360 unit huntara telah selesai dibangun di tiga provinsi terdampak. Capaian ini mempercepat relokasi penyintas dari tenda ke hunian yang lebih layak.

Kerja bersama tersebut juga mendorong percepatan pemulihan infrastruktur. Akses jalan nasional dan jembatan nasional kini telah terbuka sepenuhnya secara fungsional, sehingga distribusi logistik tidak lagi terhambat. Di sisi lain,Jembatan-jembatan darurat yang dibangun oleh TNI, Polri, dan kementerian teknis menjadi penghubung vital bagi wilayah yang sebelumnya terisolasi.

Sementara itu, pembersihan lumpur yang menjadi tantangan utama di wilayah terdampak menunjukkan progres signifikan. Dari ratusan titik yang terdampak, sebagian besar telah berhasil dibersihkan dan mendukung percepatan aktivitas masyarakat. Kemendagri turut menerjunkan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dalam 3 gelombang untuk membantu pembersihan lumpur.

Baca Juga :
Satgas PRR Segera Rehabilitasi Tambak dan Keramba Terdampak Bencana Sumatera Dorong Pemulihan Ekonomi
Satgas PRR Pacu Upaya Bersihkan Lumpur & Rehabilitasi Sawah Pascabencana Sumatera
Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Menteri Irfan Yusuf Bicara 3 Skenario Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timur Tengah
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
OJK Ungkap Skema Pengajuan Pengembalian Dana Kasus Pelanggaran Pasar Modal
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
UKT IPB 2026 Jalur SNBP dan SNBT, Yuk Intip!
• 51 menit lalumedcom.id
thumb
Dukcapil Prediksi Pendatang Baru di Jakarta Turun Pascalebaran 2026
• 22 jam laludisway.id
thumb
Hari Pertama Jadi Dosen, Yoo Yeon Seok Malah Keasyikan Ngajar Sampai 2 Jam
• 20 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.