Program Pertapreneur Pertamina bantu mitra UMK raih Rp5,7 miliar

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) menyebutkan program pendampingan bagi usaha mikro dan kecil (UMK) Pertapreneur Aggregator membantu salah satu mitra meraih transaksi Rp5,72 miliar.



Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu mengatakan, pihaknya terus memperkuat dukungannya bagi UMK melalui program tahunan Pertapreneur Aggregator (PAG).

"Program ini dirancang untuk melatih dan mencetak UMK menjadi penghubung usaha atau agregator," ujarnya.

Melalui program ini, pelaku UMK terpilih dibina untuk tidak hanya memajukan usahanya sendiri, tetapi juga membantu usaha kecil lainnya agar bisa naik kelas dengan menghubungkan mereka ke peluang pasar yang lebih luas serta memperkuat jaringan dan rantai pasok antarsesama UMK.

Baca juga: Pertamina dukung UMKM berinovasi untuk perluas pasar

Program PAG tahun ini diikuti oleh 10 pemenang terbaik hasil kurasi nasional dari berbagai sektor, seperti makanan olahan, produk kesehatan, fesyen, hingga kerajinan.

Para peserta mendapatkan pendampingan untuk mempercepat pertumbuhan bisnis melalui pendekatan riset dan teknologi.

UMK peserta juga mendapatkan dukungan teknis dan manajerial, mulai dari penguatan model bisnis, validasi pasar, hingga analisis keuangan.

Dengan menjadi agregator, pertumbuhan satu UMK akan memberikan dampak berantai bagi UMK lain dalam jaringannya, baik dalam hal peningkatan kapasitas produksi maupun kualitas produk.

Baca juga: Pertamina gelar SMExpo Ramadhan 1447 H, dorong UMKM tumbuh

Menurut Baron, salah satu pemenang, Rendang Gadih penjualannya meningkat terutama saat momentum Ramadhan dan hingga Maret 2026, omzetnya telah mencapai Rp5,72 miliar.

Untuk memperluas pasar, Rendang Gadih juga tengah menyiapkan kerja sama dengan ritel modern Foodhall serta rencana co-branding bersama Pertamina.

Baron menambahkan program PAG merupakan langkah nyata Pertamina dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan dirancang untuk membantu UMK naik kelas secara menyeluruh.

"Melalui Pertapreneur Aggregator, kami ingin mencetak pemimpin-pemimpin UMK yang adaptif dan mampu mengelola ekosistem bisnis secara efektif. Program ini membantu mereka memperkuat kolaborasi dan kemitraan, sehingga UMK lokal kita memiliki daya saing yang kuat di pasar nasional maupun global," ujar Baron.

Baca juga: Pertamina gelar Program PFpreneur untuk kemandirian UMKM perempuan

Ke depan, lanjutnya, Pertamina akan terus memperkuat program ini melalui pendampingan intensif, perluasan akses pasar, serta simulasi akses pendanaan agar UMK binaan semakin berdaya saing.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kolaborasi Bappenas dan Unpad Dorong Pengusaha Perempuan Naik Kelas dan Berdaya Saing
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Fans Ribut Soal Teaser Serial Harry Potter, J.K. Rowling Justru Beri Pujian Tinggi
• 16 jam lalutabloidbintang.com
thumb
BPS Sebut 1,16 Juta Turis Asing Kunjungi RI pada Februari 2026
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Kesalahan Menyimpan Daging Ayam yang Bikin Cepat Busuk
• 5 jam lalubeautynesia.id
thumb
Sanksi Telat Lapor Pajak Dihapus, Ini Batas Waktu dan Ketentuan Perpanjangan SPT
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.