OJK Beberkan Progres Penyaluran Kredit MBG hingga Kopdes Merah Putih

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan progres terkini penyaluran kredit sejumlah program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, dan program 3 juta rumah.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menuturkan hal tersebut sejalan dengan upaya pihaknya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami telah mendorong berbagai program strategis seperti makan bergizi gratis dengan realisasi pembiayaan mencapai Rp1,21 triliun. Kemudian mendukung melalui security cross funding oleh 3 penerbit dan 266 pemodal, serta insentif khusus bagi lembaga jasa keuangan,” tuturnya dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi XI DPR RI, di Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Kiki, sapaan akrabnya, meneruskan bahwa pihaknya juga telah menguatkan ekonomi desa melalui pembiayaan Kopdes Merah Putih yang mencapai Rp174 triliun.

“Serta dukungan terhadap program 3 juta rumah dengan realisasi Rp1,44 triliun untuk 11.468 unit, untuk memperluas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ungkapnya.

Tak sampai di situ, dia turut menyampaikan  bahwa dari sisi UMKM, OJK memperkuat infrastruktur melalui pengembangan credit scoring dan credit registry nasional, integrasi data SLIK, dan sistem pendukung lainnya.

Baca Juga

  • BGN Suspend 1.256 Dapur MBG per 1 April 2026, Ini Alasannya
  • MBG Dipangkas Satu Hari Kecuali Daerah 3T dan Stunting Tinggi, Hemat Rp20 Triliun
  • Kebijakan Baru MBG: Penyaluran Jadi 5 Hari & Menu Kering untuk Daerah 3T

“Serta kebijakan akselerasi pembiayaan melalui kewajiban penyaluran kredit UMKM penyesuaian bobot risiko yang rendah dan penguatan peran pasar modal,” ucapnya.

Sebagai informasi, dalam rapat tersebut juga Kiki memperinci ada delapan program strategis dan prioritas OJK untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. 

Pertama, meningkatkan pembiayaan sektor jasa keuangan. Kedua, penguatan ekosistem dan pembiayaan UMKM. Ketiga, pendalaman pasar keuangan. Keempat, mendorong ekonomi hijau. Kelima, pengembangan keuangan digital yang aman.

Keenam adalah pengembangan sektor jasa keuangan syariah. Ketujuh, penguatan program literasi dan inklusi keuangan serta pelindungan konsumen. Kedelapan, penegakan hukum dan penguatan integritas SJK yang konsisten.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunung Semeru Alami 16 Kali Gempa Letusan, Ketinggian Kolom Mencapai 1.100 Meter
• 9 jam lalunarasi.tv
thumb
Komisi III soal Kejati Kepri Banding Vonis ABK Fandi: Keputusan di Pengadilan
• 7 menit lalukumparan.com
thumb
Boyong Bintang Voli Polandia, Jakarta Popsivo Polwan Bertekad Sapu Bersih Kemenangan di Final Four Proliga 2026
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Atletik Indonesia Menggila di Asia, Juara di Taiwan dan Tembus Elite di Jepang
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Jurus Hendarsam Marantoko Berantas Pungli di Ditjen Imigrasi
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.