JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bertamu ke kediaman Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2026), dalam momen halalbihalal Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kehadiran Anies menjadi sorotan karena hubungan dirinya dengan Partai Demokrat sempat retak pasca-keputusan politiknya di Pilpres 2024.
Saat itu, Anies memilih maju bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, meninggalkan koalisi yang sebelumnya dibentuk bersama Demokrat, PKS, dan NasDem.
Baca juga: Di Balik Sikap Dingin Cikeas ke Anies: Trauma 2024 atau Taruhan 2029?
Momen di Cikeas itupun kemudian memunculkan pertanyaan, apakah Partai Demokrat mulai membuka kembali ruang komunikasi yang sempat tertutup?
Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan, enggan mengaitkan pertemuan ini dengan strategi politis menyambut pemilihan presiden 2029 nanti.
Menurutnya pertemuan antara Anies dan SBY juga AHY adalah murni silaturahmi.
“Yang paling utama diajarkan pula bahwa kalau ingin umur panjang perbanyaklah silaturahmi,” kata Syarief dalam Gaspol! Podcast yang tayang Rabu (1/4/2026) di YouTube Kompas.com.
“Jadi situasi yang membuat kita semua itu saling introspeksi kita tidak berbicara siapa yang berbuat (kesalahan) dahulu, siapa, dan sebagainya, tetapi yang penting dengan Mas Anies datang itu sesuatu yang positif juga sebenarnya,” lanjutnya.
Baca juga: Datang Tanpa Diundang, Silaturahmi Anies di Cikeas yang Jadi Sorotan
Menurut Syarief, kehadiran Anies merupakan bentuk itikad baik yang tidak bisa direduksi hanya pada siapa yang menginisiasi pertemuan.
Namun ia memastikan bahwa ini adalah pertemuan perdana setelah akhir 2023 lalu.
“Jadi sekali lagi pertemuan sebelumnya tidak ada, ya kan dan ini, ini adalah pertemuan yang pertama setelah terjadi accident,” ucap Syarief.
Meski begitu Syarief menekankan bahwa Demokrat tetap memberi batasan dalam memaknai kedekatan ini, terutama dalam konteks koalisi politik ke depan.
“Bagi kami ada batasan-batasan ke-cauran-nya itu sampai di mana, Jadi saya pikir sesuatu hal yang wajar dan kita harapkan itu tidak disalah artikan oleh teman-teman di koalisi,” ujarnya.
Baca juga: Anies ke Open House SBY Tanpa Diundang, Sahroni: Hanya Silaturahmi, Capres Masih Lama
Syarief juga belum ingin berspekulasi terlalu jauh soal kemungkinan kerja sama politik di masa mendatang.
Bahkan, ketika ditanya soal kemungkinan Demokrat kembali ‘jatuh hati’, Syarief menjawab singkat.
“Iya saya pikir sulit sekali ya (membuat Demokrat jatuh cinta),” ujarnya.
Lantas, apakah pintu maaf mulai terbuka di Cikeas akan berujung pada poros baru di Pilpres 2029? Simak selengkapnya dalam Podcast Gaspol bersama Syarief Hasan yang tayang premiere malam ini, Rabu (1/4/2026) hanya di YouTube Kompas.com.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




