EtIndonesia. Baru-baru ini, langit di Australia bagian barat berubah menjadi merah darah yang aneh, menciptakan suasana mencekam seperti adegan “kiamat” dalam film. Video terkait fenomena ini viral di media sosial.
Menjelang pendaratan siklon tropis Siklon Tropis Narelle, kota kecil Denham di kawasan Shark Bay diselimuti langit merah yang tidak biasa.
Pada 27 Maret sore, Shark Bay Caravan Park membagikan video tersebut di Facebook dan menulis, “Di luar terasa sunyi dengan cara yang aneh, dan debu ada di mana-mana. Saat ini angin belum terlalu kencang. Kami berharap hujan yang cukup deras akan datang untuk membersihkan semua ini.”
Video tersebut menunjukkan seluruh langit berubah menjadi “merah darah hingga merah tua”, menciptakan suasana yang terasa menekan. Seorang pengguna media sosial menulis, “Pemandangannya mengerikan, debu ada di mana-mana.”
Menurut laporan ABC News, Kerrie Shepherd dari Shark Bay Caravan Park mengatakan bahwa ia belum pernah melihat pemandangan seperti itu sebelumnya. Seiring waktu, langit pada sore hari berubah menjadi semakin oranye. Sekitar pukul 15.30, ketika keluar rumah, warna langit sudah berubah menjadi seperti itu.
“Kemanapun memandang, semuanya berwarna merah darah,” kata Kerrie. “Debu masuk ke tenggorokan dan mulut Anda. Gigi terasa berderit karena pasir, bahkan mata juga kemasukan debu.”
Warga setempat mengatakan fenomena ini berlangsung selama beberapa jam, dimulai sekitar tengah hari.
Kerrie menambahkan bahwa ketika angin di kota mulai menguat, fenomena tersebut pun berakhir. (Hui)





