Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan keterlibatan perempuan dalam kegiatan produktif di desa memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.
"Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Berkah menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran krusial dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Melalui pemanfaatan pekarangan, hasil kebun dapat dimanfaatkan untuk konsumsi rumah tangga sehingga membantu mengurangi pengeluaran, sekaligus meningkatkan kualitas asupan pangan," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan pengembangan pertanian skala rumah tangga melalui KWT Maju Berkah dapat menjadi ruang pembelajaran bersama bagi perempuan untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas, mulai dari proses produksi hingga pengelolaan usaha.
Baca juga: Perempuan berperan dalam ketahanan pangan
"Upaya seperti ini perlu terus diperkuat agar perempuan memiliki akses dan kemampuan yang lebih besar dalam mengelola sumber daya di sekitarnya. Dengan demikian, perempuan dapat berperan lebih optimal dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga," kata Menteri PPPA Arifatul Fauzi.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan KWT Maju Berkah sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat desa berbasis pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan keluarga.
Baca juga: Wamen PPPA berharap perlindungan ekonomi perempuan dimulai dari desa
"Selain mengelola kebun, komunitas ini juga mulai mengembangkan sektor perikanan sebagai sumber ekonomi tambahan. Dengan bantuan 5.000 ekor gurame dan masa panen sekitar satu tahun, diperkirakan berat panen mencapai 700 gram hingga 1 kilogram per ekor. Kegiatan ini memiliki nilai ekonomi yang signifikan dan dapat menopang perekonomian anggota KWT,” ujar Ammy.
Pihaknya berharap KWT Maju Berkah dapat menjadi percontohan bagi desa lainnya dalam pengembangan pemberdayaan perempuan berbasis pertanian dan perikanan terpadu.
Baca juga: Kebun Pangan Perempuan langkah nyata pemberdayaan perempuan level desa
"Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Berkah menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran krusial dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Melalui pemanfaatan pekarangan, hasil kebun dapat dimanfaatkan untuk konsumsi rumah tangga sehingga membantu mengurangi pengeluaran, sekaligus meningkatkan kualitas asupan pangan," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan pengembangan pertanian skala rumah tangga melalui KWT Maju Berkah dapat menjadi ruang pembelajaran bersama bagi perempuan untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas, mulai dari proses produksi hingga pengelolaan usaha.
Baca juga: Perempuan berperan dalam ketahanan pangan
"Upaya seperti ini perlu terus diperkuat agar perempuan memiliki akses dan kemampuan yang lebih besar dalam mengelola sumber daya di sekitarnya. Dengan demikian, perempuan dapat berperan lebih optimal dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga," kata Menteri PPPA Arifatul Fauzi.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan KWT Maju Berkah sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat desa berbasis pemberdayaan perempuan dan ketahanan pangan keluarga.
Baca juga: Wamen PPPA berharap perlindungan ekonomi perempuan dimulai dari desa
"Selain mengelola kebun, komunitas ini juga mulai mengembangkan sektor perikanan sebagai sumber ekonomi tambahan. Dengan bantuan 5.000 ekor gurame dan masa panen sekitar satu tahun, diperkirakan berat panen mencapai 700 gram hingga 1 kilogram per ekor. Kegiatan ini memiliki nilai ekonomi yang signifikan dan dapat menopang perekonomian anggota KWT,” ujar Ammy.
Pihaknya berharap KWT Maju Berkah dapat menjadi percontohan bagi desa lainnya dalam pengembangan pemberdayaan perempuan berbasis pertanian dan perikanan terpadu.
Baca juga: Kebun Pangan Perempuan langkah nyata pemberdayaan perempuan level desa


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496194/original/006665600_1770489949-1.jpg)


