JAKARTA, KOMPAS.com - Warga di sekitar tempat penampungan sementara (TPS) Komplek Uka, Koja, Jakarta Utara, mengatakan sampah di TPS tersebut menumpuk akibat kurangnya armada truk pengangkut.
Warga bernama Suntoro (40) mengatakan, sampah di TPS tersebut selalu tersisa meski telah diangkut.
“Selalu sisa. Saya kontrol tuh selalu sisa terus, sisa terus,” ujar Suntoro saat ditemui di lokasi, Rabu (1/4/2026).
Baca juga: Sampah di Komplek UKA Meluber hingga Tutupi Setengah Jalan
Ia menilai jumlah armada pengangkut yang tersedia belum cukup untuk menangani volume sampah di lokasi tersebut.
“Minimal harusnya ada tiga yang gede-gede. Kalau kecil itu bisa lima,” kata dia.
Menurut dia, kondisi tersebut membuat sampah kembali menumpuk dalam waktu singkat, bahkan meluas hingga ke badan jalan.
Warga lainnya, Lia (35), juga menyebut sampah di TPS tersebut cepat kembali penuh meski baru saja diangkut.
“Kemarin kan waktu hari Senin dia diambil, Selasa penuh lagi sampai Rabu ini,” tutur Lia.
Bahkan truk untuk mengangkut sampah juga tidak datang hingga sore hari ini.
“Katanya mobilnya mau datang tapi belum datang-datang, udah berantakan begitu,” kata dia.
Penumpukan sampah dipicu oleh pembuangan sampah dari luar Komplek Uka, termasuk yang dilakukan di luar jadwal.
Sebelumnya diberitakan, tumpukan sampah di TPS Komplek Uka meluber hingga menutupi badan jalan.
Baca juga: Pengangkutan Sampah Pasar Induk Kramat Jati Segera Diambil Alih Swasta
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pada Rabu sore, sampah terlihat berserakan hingga ke jalan.
Jenis sampah yang menumpuk beragam, mulai dari sisa makanan, plastik, kayu, hingga matras bekas yang sudah rusak.