Komnas HAM Panggil Puspom TNI Soal Kasus Andrie Yunus, Dikonfrontir Soal Rilis 18 Maret

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) memanggil Puspom TNI untuk dimintai keterangan ihwal tindak lanjut hukum dari 4 pelaku penyerangan air keras terhadap aktivis Andrie Yunus.

Namun, dari pihak Puspom TNI masih menyembunyikan identitas 4 pelaku penyerangan Andrie Yunus kepada publik dan Komnas HAM hingga saat ini.

BACA JUGA:Link Nonton Classroom of the Elite Season 4 Sub Indo, Update Episode Terbaru di Sini!

BACA JUGA:Intip Perkiraan Harga Tiket Konser iKON di Jakarta

Oleh karena itu, Komisioner Komnas HAM, Saurlin, menegaskan pentingnya akuntabilitas publik dalam penegakan hukum di lingkungan militer.

​"Kami mendorong supaya ada transparansi penegakan hukum. Antara lain, kami berharap segera ada pengumuman terkait identitas pelaku kepada publik," ujar Saurlin dalam konferensi pers yang digelar di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu 1 April 2026.

​Dalam pemeriksaan yang dihadiri jajaran Kababinkum, Danpuspom, hingga Wakapuspen TNI tersebut, terungkap bahwa para pelaku kini dijerat dengan pasal yang cukup berat.

Pihak Puspom menerapkan Pasal 469 dan Pasal 476, yang merujuk pada penganiayaan berat serta penganiayaan yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu.

BACA JUGA:Perkara Inkrah, Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan

​Ketua Tim Pemantauan, Pramono, menjelaskan bahwa fokus pendalaman saat ini adalah melacak aktivitas para oknum sebelum tanggal 18 Maret sampai periode sebelum TNI secara resmi mengumumkan penahanan awal.

​"Kita ingin tahu apa yang dilakukan pihak TNI sebelum mereka menetapkan empat orang itu. Proses dari penyelidikan awal hingga pelimpahan barang bukti dari Polda Metro Jaya ke Puspom menjadi poin krusial yang kami gali," jelas Pramono.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kalahkan Polandia 3-2, Swedia ke Piala Dunia 2026
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Aset PT Itama Ranoraya Tbk Tembus Rp2,43 Triliun dengan Kenaikan Laba Bersih 23,03% di Tahun 2025
• 59 menit lalumedcom.id
thumb
Gunung Dukono Meletus Lagi, Warga Diminta Jauhi Kawah 4 Km
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Makassar Gempar! Granat Nanas Aktif Ditemukan di Tong Sampah Masjid Kantor BPN
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Sikap Trump Berubah Drastis, Perang Iran Bakal Diakhiri-Ini Waktunya
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.