Sebuah inovasi unik muncul dari SDN 2 Ciganjeng, yang berlokasi di Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Lahan parkir sekolah yang semula direncanakan untuk garasi kendaraan kini disulap menjadi sebuah greenhouse kebun anggur yang rimbun dan produktif.
Langkah kreatif ini tidak hanya bertujuan untuk penghijauan, tetapi juga keberadaan kebun anggur ini menjadi media pembelajaran yang efektif bagi siswa. Pihak sekolah memanfaatkan kebun ini sebagai sarana pendidikan karakter, di mana siswa diajarkan untuk lebih disiplin dalam merawat tanaman serta menjadi media pembelajaran literasi yang menyenangkan.
Pembangunan greenhouse ini bermula dari rencana awal pihak sekolah untuk membangun garasi kendaraan di depan gedung sekolah. Namun, setelah melalui proses diskusi antara kepala sekolah dan para guru, muncul ide untuk memanfaatkan lahan tersebut secara multifungsi yakni sebagai garasi dan kebun anggur.
Untuk merealisasikan ide tersebut, SDN 2 Ciganjeng bekerja sama dengan tim pertanian lokal. Kolaborasi ini dilakukan karena pihak sekolah merasa perlu pendampingan teknis agar penanaman anggur dapat berjalan maksimal.
Baca juga: Bekerja dari Layar: Benarkah Remote Working Solusi Krisis Iklim?
Meskipun baru berjalan sekitar enam bulan, kebun anggur tersebut kini telah menunjukkan hasil nyata. Di dalam greenhouse tersebut, tampak berbagai jenis anggur impor yang tumbuh merambat dengan subur dan mulai berbuah lebat, mulai dari varian anggur hijau hingga anggur merah yang memiliki rasa manis.
"Senang sih, tadi saya dan teman-teman dikasih (anggur) sama Ibu Guru. Biasanya makan anggur itu kalau mau Lebaran saja," ujar Aliya salah satu siswa di sekolah tersebut.
Kadisdikpora Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriyadi, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan ini. Menurutnya, inovasi ini adalah contoh nyata pemanfaatan lahan terbatas untuk kegiatan edukatif dan produktif.
"Saya sangat setuju, yang tadinya akan membuat garasi, akhirnya berkolaborasi sehingga garasinya dapat, tapi budidaya pohon anggur juga bisa dilaksanakan," ungkap Soleh.
Konsep multifungsi ini kini menjadi solusi cerdas di tengah keterbatasan lahan sekolah, sekaligus memberikan pengalaman baru bagi siswa untuk dapat menikmati buah anggur segar langsung dari pohonnya di lingkungan sekolah mereka sendiri.




